Malaysia telah mempersempit kesenjangan dengan Vietnam pada peringkat FIFA.
Para pemain asing tersebut baru-baru ini dinaturalisasi secara "panas" oleh Klub Johor Darul Ta'zim, dan diyakini memiliki akar Malaysia untuk mempercepat prosesnya agar dapat bergabung dengan tim nasional Malaysia tepat waktu. Berkat itu, mereka menang melawan tim Vietnam dengan skor 4-0 di babak kualifikasi ketiga Piala Asia 2027 pada 10 Juni.
Pemain naturalisasi Klub Johor Darul Ta'zim membantu tim Malaysia mengalahkan tim Vietnam dengan skor 4-0.
Foto: Ngoc Linh
Kemenangan ini memberi keuntungan bagi tim Malaysia untuk lolos ke putaran final Piala Asia 2027, dan juga mendongkrak peringkat mereka dalam pemeringkatan FIFA yang diumumkan pada 10 Juli, naik 6 peringkat ke posisi 125 dunia .
Ini adalah posisi terbaik tim Malaysia dalam beberapa tahun terakhir. Mereka juga telah memperkecil selisih secara signifikan dibandingkan dengan posisi tim Vietnam sejak pemeringkatan bulan April, ketika mereka hanya 12 peringkat lebih rendah dari 22 peringkat.
"Kehadiran pemain-pemain naturalisasi dari Klub Johor Darul Ta'zim telah memperkuat tim nasional, dan tentu saja tim ini juga memiliki pemain-pemain lokal yang hebat. Pelatih Peter Cklamovski memiliki semua kemampuan untuk memantau dan memahami perkembangan para pemain ini. Hal itu sangat bermanfaat bagi perkembangan tim Malaysia," ujar Bapak Yusoff Mahadi, Wakil Presiden Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM), kepada para wartawan pada 11 Juli.
Johor Darul Ta'zim adalah tim yang mendominasi Liga Super Malaysia dengan 11 gelar juara berturut-turut. Baru-baru ini, mereka merekrut 4 pemain naturalisasi yang diyakini memiliki akar Malaysia, termasuk gelandang Nacho Mendez, striker Joao Figueiredo, bek Jon Irazabal, dan gelandang Hector Hevel untuk mempersiapkan musim 2025-2026.
Pemain kelahiran Brasil Joao Figueiredo, setelah dinaturalisasi dan bermain untuk tim nasional Malaysia, bergabung
Johor Darul Ta'zim Club
Foto: Ngoc Linh
Figueiredo, Irazabal, dan Hevel semuanya masuk dalam susunan pemain inti ketika Harimau Malaya mengalahkan Vietnam 4-0 di Bukit Jalil. Para pemain ini kemudian ditanyai tentang asal-usul mereka yang berasal dari Malaysia, yang memicu perdebatan sengit tidak hanya di negara ini tetapi juga di banyak tempat lain di Asia Tenggara.
Sejauh ini, FIFA dan AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia dan Internasional) belum meminta peninjauan terkait masalah ini. Oleh karena itu, FAM terus berupaya dan memanfaatkan sepenuhnya kebijakan naturalisasi dari Klub Johor Darul Ta'zim untuk memasukkan para pemain ini ke dalam tim nasional guna meningkatkan kekuatannya.
Dari perspektif tim nasional, kami harus memaksimalkan keunggulan ini. Persiapan Johor Darul Ta'zim jelas sangat baik, dan fakta bahwa mereka memiliki begitu banyak pemain berbakat dan terampil di klub yang sama, telah memberi kami fondasi yang kokoh untuk membangun Harimau Malaya yang tangguh," tegas Bapak Yusoff Mahadi.
Pelatih Peter Cklamovski (tengah) membuat pernyataan mengejutkan terkait pemain naturalisasi Malaysia.
Foto: Ngoc Linh
Sementara itu, ketika ditanya tentang konsentrasi semua pemain terbaik dari pemain lokal, naturalisasi, asli dan asing di Johor Darul Ta'zim, hal itu membantu tim ini menjadi jauh lebih kuat dari semua klub lain di Malaysia dan akan menciptakan perbedaan besar.
Bapak Yusoff Mahadi mengakui fakta ini, tetapi sekaligus mengatakan bahwa hal ini hanya menguntungkan tim Malaysia. Khususnya, hal ini akan membantu FAM mencapai target "panas" yang telah ditetapkan, seperti terus melampaui tim Vietnam (pertandingan leg kedua Maret 2026) untuk mendapatkan tiket ke Piala Asia 2027 dan posisi di peringkat FIFA dalam waktu dekat. Selanjutnya, mereka mengincar ambisi besar untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2030.
Sumber: https://thanhnien.vn/sep-fam-uu-ai-clb-johor-darul-tazim-185250712124700405.htm
Komentar (0)