(GLO)- Pada akhir sesi perdagangan tanggal 18 Mei, harga minyak turun sekitar 1% setelah data ekonomi AS yang solid mendorong USD ke level tertinggi dua bulan karena ekspektasi bahwa Federal Reserve AS (Fed) dapat menaikkan suku bunga pada pertengahan Juni.
Menurut PetroTimes, yang tercatat pada dini hari tanggal 19 Mei, waktu Vietnam, di New York Mercantile Exchange, harga minyak mentah light sweet WTI untuk pengiriman Agustus 2023 berada pada 72,07 USD/barel, naik 0,21 USD selama sesi tersebut dan turun 0,45 USD/barel dibandingkan dengan waktu yang sama pada 18 Mei.
Harga bensin kemungkinan akan naik sedikit pada periode pemerintahan berikutnya. Foto: Phuong Vi |
Sementara itu, harga minyak Brent untuk pengiriman Agustus 2023 berada pada level 76,01 USD/barel, naik 0,21 USD selama sesi tersebut dan turun 0,55 USD/barel dibandingkan dengan waktu yang sama pada 18 Mei.
Harga minyak dunia turun hari ini (19 Mei) karena data ekonomi AS yang solid mendorong dolar ke level tertinggi dua bulan di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve AS (Fed) dapat menaikkan suku bunga lagi pada bulan Juni.
Dolar yang lebih kuat dapat merugikan permintaan minyak dengan membuat bahan bakar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Secara umum, harga minyak dunia masih 2,3% lebih tinggi dibandingkan akhir pekan lalu, sehingga para ahli memperkirakan harga eceran bensin akan sedikit naik pada periode penyesuaian tanggal 21 Mei. Kenaikannya sekitar 200-300 VND/liter.
Sejak awal tahun, harga bensin telah mengalami 14 kali penyesuaian harga. Dari jumlah tersebut, 7 kali mengalami kenaikan, 6 kali penurunan, dan 1 kali tidak mengalami perubahan.
Harga eceran bensin dalam negeri pada tanggal 19 Mei adalah sebagai berikut:
Bensin E5 RON 92 tidak lebih dari 20.131 VND/liter
Bensin RON 95 tidak lebih dari 21.000 VND/liter
Minyak solar tidak lebih dari 17.653 VND/liter
Minyak tanah tidak lebih dari 17.972 VND/liter
Bahan bakar minyak tidak melebihi 14.862 VND/kg
(Sumber: Surat Kabar Tentara Rakyat)
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)