Ambisi real estat yang tidak terwujud
International Dairy Products Joint Stock Company (IDP) baru saja mengumumkan resolusi Dewan Direksinya yang menyetujui pembubaran anak perusahaannya, Green Light Investment Joint Stock Company (di mana IDP memegang 99,98% modal). Alasan yang diberikan oleh IDP untuk pembubaran tersebut adalah untuk merestrukturisasi portofolio investasi perusahaan.
Setelah membubarkan anak perusahaan real estatnya hanya 9 bulan setelah didirikan, bagaimana kinerja International Dairy Products (IDP) saat ini?
Hingga akhir kuartal pertama, Green Light juga merupakan satu-satunya anak perusahaan IDP. Bisnis utama Green Light adalah perdagangan properti, termasuk kepemilikan, penggunaan, atau penyewaan hak penggunaan lahan. Kantor pusatnya berlokasi di Jalan Nguyen Van Thu 217, Kelurahan Da Kao, Distrik 1, Kota Ho Chi Minh.
IDP mendirikan Green Light Investment Joint Stock Company pada 23 Agustus 2022, dengan modal dasar sebesar 500 miliar VND, di mana IDP menyumbang 499,9 miliar VND. Langkah ini menunjukkan ambisi perusahaan susu tersebut untuk memasuki pasar properti, meskipun memiliki merek-merek terkenal seperti Love'in Farm, susu segar Ba Vi, dan Love'in. Namun, menyusul kesulitan di pasar properti baru-baru ini, ambisi IDP tetap belum terwujud.
Keuntungan menurun.
Langkah untuk membubarkan anak perusahaan ini dilakukan di tengah kinerja bisnis IDP yang kurang memuaskan. Pada kuartal pertama tahun 2023, IDP mencatat penurunan signifikan margin laba kotor dari 41% menjadi 38%, menghasilkan laba kotor sebesar VND 606 miliar. Biaya penjualan dan administrasi keduanya meningkat tajam selama periode tersebut, masing-masing sebesar 68,5% dan 40% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Akibatnya, laba bersih IDP lebih dari VND 218 miliar, penurunan sebesar 8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Pada tahun 2023, IDP menetapkan target pendapatan sebesar VND 7.141 miliar dan target laba bersih sebesar VND 776 miliar, yang masing-masing mewakili peningkatan 17% dan penurunan 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan hasil yang dicapai, perusahaan telah mencapai 22% dari target pendapatan dan 28% dari target laba untuk tahun tersebut. Kecuali ada peningkatan signifikan dalam kinerja bisnis di kuartal-kuartal berikutnya, laba International Dairy akan mengalami pertumbuhan negatif untuk tahun kedua berturut-turut.
Pada tahun 2022, IDP mencatatkan pendapatan bersih sebesar 6.086 miliar VND, meningkat 27% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, laba setelah pajak menurun sebesar 2% menjadi 810 miliar VND. Meskipun demikian, dan dengan rencana bisnis yang sangat rendah tahun lalu, perusahaan masih melampaui target pendapatan sebesar 11% dan target laba sebesar 79%.
Saham ditawarkan untuk dijual guna melunasi utang, ESOP (Employee Stock Ownership Plan) dengan harga murah.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2023, pemegang saham IDP menyetujui rencana untuk menawarkan lebih dari 2,4 juta saham dalam penempatan pribadi untuk meningkatkan modal kerja dan melunasi pinjaman bank. Harga penawaran tidak akan lebih rendah dari harga referensi rata-rata selama 20 hari perdagangan berturut-turut sebelum tanggal Dewan Direksi menyetujui harga penawaran, dan tidak akan lebih rendah dari nilai buku per 31 Desember 2022, yaitu VND 30.615 per saham.
IDP memperkirakan akan memperoleh hampir 471 miliar VND dari penempatan saham swasta. Dari jumlah tersebut, 230 miliar VND akan digunakan untuk membeli bahan baku untuk produksi dan operasional bisnis serta melunasi pinjaman bank, sementara sisanya sebesar 41 miliar VND akan digunakan untuk menutupi biaya pemasaran.
Selain itu, IDP akan mengajukan kepada para pemegang saham untuk persetujuan pembatalan rencana penerbitan program opsi saham karyawan (ESOP) yang telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2022 pada tanggal 7 April 2022, dan menggantinya dengan rencana penerbitan yang baru.
Oleh karena itu, perusahaan akan menerbitkan hampir 1,2 juta saham ESOP kepada Dewan Direksi, jajaran manajemen, dan karyawan untuk menambah modal kerja bagi investasi dan kegiatan bisnis. Harga penerbitan adalah VND 10.000 per saham, 96% lebih rendah dari harga pasar saat ini. Dengan demikian, para pemimpin dan karyawan IDP akan dapat membeli saham dengan nilai pasar lebih dari VND 280 miliar hanya dengan VND 12 miliar.
Penerbitan saham ini diharapkan akan berlangsung pada tahun 2023, setelah penempatan saham secara privat selesai, dan waktu spesifiknya akan ditentukan oleh Dewan Direksi setelah mendapat persetujuan dari Komisi Sekuritas Negara. Saham dari kedua penerbitan tersebut akan dikenakan pembatasan transfer selama satu tahun sejak tanggal penerbitan.
Pada tanggal 19 Mei, IDP menyelesaikan daftar pemegang saham yang menerima pembayaran dividen kedua untuk tahun 2022 secara tunai dengan tingkat 45% (4.500 VND per saham). Dengan hampir 59 juta saham yang beredar, IDP memperkirakan akan membayarkan lebih dari 265 miliar VND untuk pembayaran dividen ini. Tanggal pembayaran yang diharapkan adalah 8 Juni 2023. Sebelumnya, IDP telah membayar dividen interim untuk kuartal pertama tahun 2022 dengan tingkat 15%. Termasuk pembayaran ini, pemegang saham IDP akan menerima total dividen tunai sebesar 60% untuk tahun 2022.
Sumber








Komentar (0)