Oleh karena itu, untuk terus melaksanakan Resolusi 33 tertanggal 11 Maret 2023 secara efektif, sekaligus membantu pasar properti beroperasi secara terbuka dan transparan, Perdana Menteri Pham Minh Chinh telah menginstruksikan Kementerian Konstruksi untuk memimpin dan berkoordinasi dengan Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup serta instansi terkait guna mengkaji pembentukan lantai perdagangan properti. Perdana Menteri juga menginstruksikan Wakil Perdana Menteri Tran Hong Ha untuk secara langsung mengarahkan Kementerian Konstruksi dalam melaksanakan tugas-tugas tersebut.
Sesuai ketentuan Undang-Undang Usaha Properti dan dokumen panduannya, untuk mengajukan permohonan izin usaha perdagangan properti, organisasi dan perorangan yang mendirikan perdagangan properti harus memiliki badan usaha. Selain itu, perdagangan properti harus memiliki setidaknya dua orang yang memiliki sertifikat praktik pialang properti, dan pengelola serta operator perdagangan properti harus memiliki sertifikat praktik pialang properti.
Bursa saham didirikan dan dioperasikan secara profesional untuk memastikan transparansi pasar.
Selain itu, lantai perdagangan real estat harus memiliki peraturan operasional, nama, dan alamat transaksi yang stabil selama lebih dari 12 bulan, luas minimal 50 m², dan peralatan teknis yang memenuhi persyaratan operasional. Lantai perdagangan real estat merupakan badan usaha mandiri atau unit di bawah suatu badan usaha. Saat ini, transaksi real estat tidak diwajibkan melalui lantai perdagangan real estat.
Model lantai perdagangan ditetapkan dalam Undang-Undang tentang Usaha Properti tahun 2006. Model ini membantu negara memahami fluktuasi harga dan informasi pasar properti. Di saat yang sama, model ini juga membantu investor bisnis memahami selera pelanggan, sehingga dapat menyesuaikan strategi bisnis demi efisiensi.
Bagi pemilik lahan, lantai perdagangan real estat juga menjamin transparansi dan keterbukaan pasar serta meminimalkan isu-isu negatif. Namun, operasional lantai perdagangan belum berjalan sesuai harapan karena kurangnya profesionalisme, yang mengakibatkan banyaknya aktivitas terselubung yang memengaruhi pasar.
Sebelumnya, peraturan "transaksi properti wajib dilakukan melalui lantai bursa" dalam rancangan Undang-Undang tentang Usaha Properti yang telah direvisi mendapat perhatian khusus dari banyak Anggota Dewan Perwakilan Rakyat , yang memberikan komentar pada rapat Juni lalu. Peraturan ini juga mencatat banyaknya perbedaan pendapat akibat masih banyaknya permasalahan terkait kegiatan perantara pedagang properti. Beberapa pendapat menyatakan perlunya klarifikasi apakah lantai bursa properti di sini mencakup lantai bursa langsung atau lantai bursa daring dengan media elektronik.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)