Delegasi yang menghadiri diskusi.
Kuliner Distrik Hoan Kiem merupakan perpaduan antara kecanggihan, harmoni, dan penghormatan terhadap asal-usul. Dari semangkuk bun thang yang mewah hingga banh cuon yang lembut, dari semangkuk pho daging sapi tradisional hingga sepiring kue ikan yang harum – semuanya memiliki ciri khas "tradisi keluarga" – tradisi keluarga masyarakat Hanoi kuno. "Tradisi keluarga" bukan hanya cara memasak, tetapi juga filosofi hidup; ketelitian dalam setiap bahan; kesabaran dalam setiap tahapan; penghormatan terhadap apa yang diwariskan dari kakek-nenek dan orang tua.
Di banyak keluarga di distrik Hoan Kiem, memasak bukanlah pilihan spontan, melainkan "silsilah cita rasa" - di mana setiap generasi bertanggung jawab untuk melestarikan dan mewariskannya. Ada restoran dan toko roti yang telah berdiri selama 3-4 generasi, dengan resep yang tidak tertulis, melainkan hanya diwariskan secara turun-temurun, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Mereka—para perajin, pemilik tempat kuliner , penjaga api di setiap dapur kecil—adalah jiwa warisan kuliner Hoan Kiem. Tanpa mereka, cita rasa Hanoi akan memudar...
Dalam seminar tersebut, para pemilik warisan kuliner berbagi perjalanan mereka dalam melestarikan profesi dan mengembangkan hidangan tradisional dalam konteks integrasi dan perubahan masyarakat yang terus-menerus. Merekalah yang mempraktikkan, memelihara, dan mewariskan keterampilan, teknik, rahasia, serta memiliki pemahaman mendalam tentang kuliner.
Menurut Wakil Ketua Komite Rakyat Distrik Hoan Kiem, Le Anh Thu, ketika menyebut Hoan Kiem, orang sering membayangkan Danau Hoan Kiem yang kuno, 36 jalan berlumut, dan atap-atap yang ternoda oleh waktu. Namun, selain warisan arsitektur dan sejarahnya, Hoan Kiem juga merupakan tempat lahirnya warisan istimewa—warisan kuliner.
Wakil Ketua Komite Rakyat Distrik Hoan Kiem, Le Anh Thu, mengatakan bahwa melestarikan warisan kuliner bukan berarti menyimpan resep utuh di lemari kaca. Melainkan bagaimana membuat warisan itu terus "hidup", terus "bernapas", terus menyebar di dunia yang terus berubah setiap hari. Oleh karena itu, penting untuk membawa hidangan tradisional ke ruang modern, mewariskan profesi ini kepada generasi muda, memperkenalkan kuliner Hanoi kepada dunia - tidak hanya karena kelezatannya, tetapi juga karena kedalaman budayanya. Itu bukan hanya tanggung jawab para profesional, para manajer, tetapi juga mereka yang tinggal, bekerja, dan mencintai tanah ini...
Melalui kisah-kisah inspiratif dalam seminar ini, publik berkesempatan untuk memahami lebih dalam nilai budaya kuliner serta kesulitan dan tantangan yang telah dan sedang dihadapi oleh para "penjaga api". Di saat yang sama, program ini juga membantu para peserta untuk meningkatkan rasa bangga dan kesadaran mereka dalam melestarikan dan mempromosikan nilai warisan kuliner, serta menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bertukar, terhubung, dan membentuk jaringan warisan kuliner di distrik Hoan Kiem.
Sumber: https://kinhtedothi.vn/giu-lua-di-san-van-hoa-am-thuc-truyen-thong.656791.html
Komentar (0)