
Siput umumnya ditemukan di parit, kolam, dan selokan kebun. Oleh karena itu, masyarakat di Delta Mekong sering menggunakan siput sebagai bahan untuk menyiapkan berbagai hidangan lezat seperti: direbus, dikukus, ditumis, dipanggang, sup, atau salad.
Sebelum menggunakan siput dalam masakan, siput perlu dibersihkan untuk menghilangkan bau amis atau lendir. Di Delta Mekong, siput sering direndam dalam air beras dengan sedikit cabai yang dihaluskan selama beberapa jam atau semalaman. Ini memungkinkan siput untuk melepaskan semua lumpur dan lendir. Setelah dicuci, siput direbus dengan jahe dan serai. Setelah siput matang, dagingnya dikeluarkan, usus hitamnya dibuang. Daging siput kemudian direndam dengan cuka atau jus lemon, dengan sedikit garam ditambahkan agar daging menyerap rasa dan menghilangkan bau amis. Daging siput mempertahankan kerenyahan dan rasa manisnya pada tahap ini.
Bagi masyarakat di Delta Mekong, bunga pisang yang digunakan dalam salad sebaiknya berasal dari pohon pisang siam atau pisang hasil persilangan karena sifatnya yang kurang sepat dan rasa manisnya. Bunga pisang diiris tipis dan direndam dalam air garam dan lemon yang diencerkan agar tetap putih dan renyah lebih lama.
Saat membuat salad siput dan bunga pisang, cukup campurkan daging siput yang sudah disiapkan, bunga pisang yang sudah diiris tipis, beri sedikit saus ikan asam manis dengan bawang putih dan cabai, lalu tambahkan sedikit daun ketumbar Vietnam. Salad siput dan bunga pisang cukup mudah dibuat dan kaya akan nutrisi seperti kalsium dan protein, serta menyegarkan, menjadikannya hidangan pembuka yang cocok atau hidangan sempurna di hari yang panas.
Di Can Tho, salad siput adalah hidangan yang sangat familiar, sehingga sering ditemukan di menu restoran pedesaan dan destinasi ekowisata. Pengunjung dapat mencobanya untuk merasakan kuliner pedesaan Delta Mekong.
MINH NHIEN
Sumber: https://baocantho.com.vn/goi-oc-mien-tay-dan-da-a199995.html






Komentar (0)