Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, latihan Angkatan Laut Rusia melibatkan 20.000 prajurit dan 300 kapal, yang bertujuan untuk menguji kesiapan dan kemampuan angkatan laut di semua tingkatan.
Latihan tersebut akan mencakup lebih dari 300 latihan tempur, termasuk latihan penggunaan rudal antipesawat, artileri, senjata antikapal selam dan "gangguan pasif", tambah pernyataan itu.
"Unit dan formasi Angkatan Laut Rusia telah mulai melaksanakan latihan terjadwal di wilayah operasi Armada Utara, Pasifik , dan Baltik, serta di wilayah tanggung jawab Armada Kaspia," ungkap kementerian tersebut.
Prajurit Rusia menembak dari kapal perang selama latihan angkatan laut pada 30 Juli. Foto: Kementerian Pertahanan Rusia
Tujuan utama latihan ini adalah untuk memeriksa kinerja angkatan laut di semua tingkatan, serta kesiapan awak kapal, unit penerbangan angkatan laut, dan pasukan pesisir Angkatan Laut Rusia untuk melaksanakan tugas.
Kementerian mengatakan sekitar 300 kapal perang dan perahu, kapal selam dan kapal pendukung, sekitar 50 pesawat terbang dan lebih dari 200 unit peralatan militer akan ambil bagian dalam pelatihan tempur.
Rusia juga telah menggelar serangkaian latihan senjata nuklir taktis selama dua bulan terakhir. Rusia juga telah meningkatkan latihan militer dengan Belarus, yang berbatasan dengan Rusia dan Ukraina, melalui serangkaian latihan komprehensif.
Angkatan Laut Rusia mengungguli angkatan laut terkemuka dunia dalam sejumlah parameter, kata Viktor Yevtukhov, direktur kebijakan pemerintah di sektor pertahanan Rusia.
"Dalam hal persaingan antar angkatan laut dunia, saya rasa kita yang terkuat. Saya yakin akan hal ini karena saya telah bertahun-tahun berkecimpung di bidang pembuatan kapal, terutama pembuatan kapal militer. Saya bisa bilang kita jauh lebih unggul dari angkatan laut terkemuka dunia dalam banyak hal dan kita patut bangga akan hal itu," ujarnya dalam sebuah wawancara.
Hoai Phuong (menurut TASS, Reuters)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/hai-quan-nga-tap-tran-quy-mo-lon-hau-het-ham-doi-tham-gia-post305537.html
Komentar (0)