Rudal balistik jarak pendek pertama ditembakkan ke arah timur laut sekitar pukul 05.05 pagi dari dekat Changyon, Provinsi Hwanghae Selatan, Korea Utara. Rudal balistik lain yang tidak teridentifikasi terdeteksi sekitar pukul 05.15 pagi dari area yang sama, ungkap Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS).
Sebuah rudal balistik Korea Utara diluncurkan pada bulan Maret tahun ini. Foto: KCNA
Rudal pertama terbang sekitar 600 kilometer (370 mil) dan yang kedua terbang sekitar 120 kilometer, demikian pernyataan tersebut. "Kami mengutuk keras peluncuran rudal Korea Utara...," kata JCS dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa mereka telah berbagi informasi mengenai rudal tersebut dengan Amerika Serikat dan Jepang.
"Militer Korea Selatan akan mempertahankan kemampuan dan postur untuk menanggapi setiap provokasi dengan tegas, sambil memantau secara ketat berbagai aktivitas Korea Utara di bawah postur pertahanan gabungan yang kuat antara Korea Selatan dan Amerika Serikat," tambah pernyataan itu.
Pada hari Minggu, Korea Utara mengkritik latihan militer gabungan antara Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat yang diadakan bulan lalu dan memperingatkan akan adanya "respons keras" terhadap latihan tersebut. Pekan lalu, Korea Utara mengatakan telah berhasil menguji coba rudal dengan beberapa hulu ledak.
Huy Hoang (menurut Yonhap, Reuters)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/han-quoc-noi-trieu-tien-lai-phong-lien-tiep-2-ten-lua-dan-dao-post301860.html
Komentar (0)