Program politik dan seni “North-South Appointment” dengan penampilan seni yang mengesankan dan unik meninggalkan kesan mendalam bagi penonton. Foto: VGP/Ngoc Anh |
Pada malam tanggal 22 April, di Stadion Nasional My Dinh (Hanoi), Komisi Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat memimpin dan berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Departemen Politik Umum Tentara Rakyat Vietnam, Komite Rakyat Hanoi, dan mengarahkan Pusat Radio dan Televisi Angkatan Darat untuk menyelenggarakan program politik dan seni "Penunjukan Utara-Selatan". Program ini disiarkan langsung di Saluran Televisi Pertahanan Nasional Vietnam.
Yang hadir dalam acara tersebut adalah kawan-kawan: Nguyen Trong Nghia, anggota Politbiro, Sekretaris Komite Sentral Partai, Kepala Komisi Propaganda dan Pendidikan Pusat; Jenderal Phan Van Giang, anggota Politbiro, Wakil Sekretaris Komisi Militer Pusat, Menteri Pertahanan Nasional ; Letnan Jenderal Senior Trinh Van Quyet, Sekretaris Komite Sentral Partai, Anggota Tetap Komisi Militer Pusat, Direktur Departemen Umum Politik Tentara Rakyat Vietnam.
Yang juga hadir adalah anggota Komite Sentral Partai: Mai Van Chinh, Wakil Perdana Menteri; Letnan Jenderal Senior Tran Quang Phuong, Wakil Ketua Majelis Nasional ; Letnan Jenderal Senior Nguyen Tan Cuong, Anggota Tetap Komisi Militer Pusat, Kepala Staf Umum Tentara Rakyat Vietnam, Wakil Menteri Pertahanan Nasional.
"Janji Utara-Selatan" adalah tempat yang menyimpan kenangan tak terlupakan, tempat sumpah setia masih bergema selama bertahun-tahun. Janji ini bukan hanya cita-cita suci untuk menyatukan seluruh bangsa, tetapi juga janji untuk garis belakang, untuk garis depan.
Foto: VGP/Ngoc Anh |
Program ini tidak hanya menorehkan kembali janji-janji bersejarah, tetapi juga mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada banyak generasi yang telah berkorban demi kemerdekaan dan kebebasan Tanah Air. Janji-janji tersebut diulang kembali sebagai pengingat suci, meneguhkan tekad baja dan semangat pantang menyerah rakyat Vietnam dalam perjalanan mewujudkan sumpah negara.
Dengan investasi yang rumit dan skala yang mengesankan, program ini menghadirkan panggung langsung seluas 2.700m² - sebuah ruang seni yang dipentaskan dengan rumit, terbagi menjadi dua blok yang terhuyung-huyung yang melambangkan Utara dan Selatan. Yang menghubungkan kedua wilayah tersebut adalah gambar Jembatan Hien Luong di atas Sungai Ben Hai - simbol suci aspirasi untuk penyatuan nasional. Tidak hanya berhenti pada bagian visual yang menarik perhatian, program ini juga menyentuh emosi penonton dengan sistem suara surround soundscape yang realistis, dikombinasikan dengan efek pencahayaan laser modern. Semua berpadu bersama untuk menciptakan kembali gambar-gambar sejarah yang heroik: dari pertempuran yang menggema, pasukan yang berbaris menyeberangi sungai, hingga lanskap Truong Son yang legendaris; dari kolom tank yang melaju memasuki Istana Kemerdekaan, perahu-perahu yang membelah ombak di Sungai Ben Hai, hingga momen meledak dalam kegembiraan pada hari negara itu bersatu kembali. Setiap adegan bukan hanya sebuah gambar, tetapi sepotong waktu, yang direndam dalam darah, air mata, dan kebanggaan nasional.
Acara ini menarik banyak penonton yang menonton langsung di Stadion Nasional My Dinh dan siaran langsung televisi. Foto: VGP/Ngoc Anh |
Penonton berkesempatan menyaksikan gambaran hidup yang seakan langsung berasal dari sejarah bangsa: Dari tank yang melambangkan hari kemenangan total, perahu dayung yang dengan tenang menaklukkan ombak, hingga mobil Zin yang membawa pasukan menandai perjalanan pembebasan. Semuanya melukiskan gambaran yang emosional, menggambarkan kembali perjalanan heroik rakyat Vietnam selama 50 tahun melalui gambar, suara, dan kedalaman sejarah.
Secara khusus, acara diakhiri dengan pertunjukan kembang api yang cemerlang selama 15 menit - akhir yang sempurna, tidak hanya "memuaskan mata" tetapi juga menggerakkan emosi, seperti kata-kata terima kasih kepada masa lalu dan keyakinan terhadap masa depan.
Yang turut serta dalam acara tersebut adalah nama-nama terkemuka seperti Artis Rakyat Thanh Hoa, Artis Rakyat Tu Long, Artis Rakyat Pham Phuong Thao, Artis Berjasa Hoang Tung, Artis Berjasa Vu Thang Loi, Do To Hoa, Quoc Thien, Hoang Hong Ngoc, Thu An, Thu Hang, Quach Mai Thy, Hoa Minzy, grup Oplus, grup Besinger, Soul House... Semuanya bersama-sama menghadirkan ruang artistik yang mendalam dan heroik, membangkitkan semangat membara seluruh bangsa dalam perjalanan menuju kemerdekaan dan penyatuan.
Khususnya, lagu "North-South Promise"—yang digubah oleh musisi Pham Hong Bien untuk acara tersebut—menjadi sorotan emosional, menghubungkan emosi penonton dengan alur sejarah. Lebih dari 12.000 penonton di lokasi dapat menghidupkan kembali masa heroik melalui karya-karya epik abadi seperti "Loi ca dang Bac", "Nhung anh sao dem", "Hay tam long me, oi", "Dua com cho me di cac", "Duong toi di dai theo da nuoc", "Rung xanh rang tieng Ta Lu"... Semuanya dipentaskan dengan apik di ruang pertunjukan langsung yang megah, menjadikan setiap pertunjukan bukan sekadar pertunjukan, melainkan sebuah perjalanan kembali ke jantung sejarah nasional.
Menurut Chinhphu.vn
Sumber: https://baoquangngai.vn/van-hoa/202504/hen-uoc-bac-nam-tai-hien-lich-su-oai-hung-cua-dan-toc-5470093/
Komentar (0)