(Dan Tri) - Setelah menyelesaikan gelar masternya dari CFVG, Miss Vietnam National University, Hanoi 2019 Le Thi Ngoc Anh (lahir 2000, dari Nghe An) memenangkan beasiswa penuh dari 2 universitas di Tiongkok.
Tonggak-tonggak yang tak terlupakan
Ngoc Anh selalu mendambakan citra gadis modern, tak hanya berpenampilan menawan, tetapi juga menarik perhatian dengan kecerdasan dan bakatnya. Selama 12 tahun di SMA, ia selalu meraih predikat siswa berprestasi, juara kedua pendidikan kewarganegaraan, dan juara ketiga bahasa Inggris tingkat provinsi.
Saat menjadi mahasiswa di Universitas Bahasa Asing - VNU, Hanoi, ia terus mempertahankan prestasi akademik yang baik dan aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Pada tahun 2019, Ngoc Anh dinobatkan sebagai Miss VNU Hanoi.
Tidak berhenti di situ, setelah lulus dengan gelar di bidang Bahasa Inggris, ia diterima di program magister di Pusat Pelatihan Manajemen Prancis-Vietnam (CFVG).
Ngoc Anh dinobatkan sebagai Miss Vietnam National University, Hanoi pada tahun 2019 (Foto: NVCC).
"Saat kuliah program magister di CFVG, saya mendaftar jurusan yang sama sekali baru, tidak ada hubungannya dengan jurusan saya di universitas. Programnya tidak hanya berat, tetapi saya juga merasa tertekan karena perbedaan usia dengan teman-teman sekelas. Namun, rasa haus belajar dan hasrat sayalah yang membantu saya mengatasinya," ungkap Ngoc Anh.
Pada tahun 2023, setelah menyelesaikan program masternya, Ngoc Anh memenangkan beasiswa penuh CSC di dua universitas Tiongkok, Universitas Nanjing dan Universitas Keuangan dan Ekonomi Shanghai.
Dia memutuskan untuk memilih Universitas Nanjing - salah satu dari lima universitas terbaik di Tiongkok - untuk mengambil gelar master dalam Manajemen Informasi dan Analisis Data (IM&DA).
Berbagi tentang melanjutkan studi untuk gelar master alih-alih menjadi mahasiswa doktoral, Ngoc Anh mengaku: "Saya memilih untuk belajar dua gelar master karena lebih cocok dengan orientasi karier saya.
Saya ingin memperluas pengetahuan mendalam saya di dua bidang yang saya minati, sehingga saya dapat menggabungkan dan menerapkannya secara fleksibel dalam pekerjaan saya. Ini membantu saya memiliki pandangan multidimensi dan berkembang lebih komprehensif.
Ngoc Anh memutuskan untuk mencoba program magister di Tiongkok dengan jurusan yang sama sekali berbeda (Foto: NVCC).
Gelar Doktor adalah arah penelitian jangka panjang dan mendalam, sementara saat ini, saya ingin fokus pada akumulasi pengetahuan dan pengalaman praktis. Tentu saja, tidak ada yang bisa dikatakan sebelumnya. Siapa tahu, di masa mendatang, ketika saya memiliki fondasi yang cukup dan kondisi yang mendukung, saya akan mempertimbangkan untuk menempuh pendidikan Doktor," tambah Ngoc Anh.
Mantan ratu kecantikan ini mengakui bahwa jalan untuk meraih beasiswa tidaklah mudah. Saat pertama kali Anh mendaftar beasiswa, hasilnya tidak sesuai harapan.
"Kegagalan pertama membantu saya menemukan kesalahan dalam mempersiapkan aplikasi dan memilih sekolah. Dari situ, saya mempersiapkan diri lebih baik dan mengambil kembali sertifikat bahasa asing agar aplikasi saya bisa menjadi yang terbaik," kenangnya.
Ngoc Anh mengatakan bahwa beasiswa penuh di Universitas Nanjing bernilai 800 juta - 1 miliar VND, termasuk biaya kuliah, akomodasi dan asuransi selama 2 tahun studi, dan biaya hidup bulanan.
Bagi Anh, pengalaman belajar dan tinggal di Tiongkok merupakan aset yang sangat berharga (Foto: NVCC).
Tahun Baru Imlek - Emosi Spesial
Bagi Ngoc Anh, nilai-nilai tradisional, terutama Tahun Baru Imlek, merupakan kesempatan baginya untuk kembali ke keluarganya dan menemukan kedamaian di hatinya.
Gadis kelahiran tahun 2000 ini bercerita: "Karena harus kuliah jauh dari rumah, setiap hari raya Tet saya selalu pulang ke kampung halaman untuk merayakan Tet bersama keluarga. Tradisi Tet sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan."
Baginya, Tet merupakan kesempatan untuk kembali ke akarnya, untuk mengenang momen-momen hangat bersama keluarganya, untuk membungkus banh chung bersama, pergi ke pasar bunga dan berkumpul bersama untuk berbagi cerita dan tradisi keluarga.
Pada tahun 2024, Tet akan menjadi lebih istimewa ketika Ngoc Anh mengambil kesempatan untuk kembali ke kampung halamannya untuk merayakan Malam Tahun Baru bersama keluarganya, di mana ia menceritakan kepada keluarganya tentang pengalamannya di Tiongkok selama setahun terakhir.
Baginya, ilmu dan pengalaman hidup di negeri orang merupakan modal yang sangat berharga yang setelah lulus, Ngoc Anh dapat bawa kembali ke Vietnam untuk bekerja dan berkontribusi bagi negara.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/hoa-khoi-dhqg-ha-noi-va-suat-hoc-bong-toan-phan-tu-hai-truong-dh-trung-quoc-20250129222716088.htm
Komentar (0)