(Dan Tri) - Pada tanggal 22 Maret, dua seniman musik klasik Tran Le Bao Quyen dan Tran Le Quang Tien akan kembali dalam musim ke-5 program konser "Pemanasan" di Teater Ho Guom, Hanoi .
Tema konser tahun ini adalah Perjalanan Kelanjutan, yang membawa pesan tentang hubungan antara masa lalu dan masa depan. Di saat yang sama, ini juga merupakan kesempatan bagi kedua seniman - Tran Le Bao Quyen dan Tran Le Quang Tien - untuk mengenang 7 tahun terakhir dan terus teguh serta gigih dalam perjalanan musik mereka.
Selama 7 tahun terakhir, pecinta musik klasik telah menyaksikan setiap langkah, setiap pertumbuhan pasangan seniman pianis Tran Le Bao Quyen dan pemain biola Tran Le Quang Tien.
Setelah 12 tahun belajar dan meneliti di Jerman, Bao Quyen kembali ke Vietnam dan saat ini menjadi dosen di Departemen Piano di Akademi Musik Nasional. Quang Tien baru saja menyelesaikan gelar sarjana biolanya di Universitas Musik dan Seni Frankfurt, Republik Federal Jerman, dan sedang menempuh tahun pertama program magister di universitas tersebut.
Konser Pemanasan ke-5 bukan hanya sekadar pertunjukan seni, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para seniman untuk memamerkan prestasi seni mereka kepada guru-guru dan pengagumnya setelah sekian lama bekerja keras dan belajar.
Sebulan yang lalu, Quang Tien berkesempatan tampil bersama pemain biola Vietnam-Amerika Chuong Vu dan Orkestra Ungarische Staatsochester Szolnok di Istana Peristirahatan Raja Austria. Sang pemain biola pria memainkan Konserto untuk Dua Biola dalam D minor, BWV 1043 karya Johann Sebastian Bach di tanah kelahiran Mozart bersama Orkestra Filharmonik Hongaria.
Di usia 23 tahun dan memasuki tahun kelima studinya di Jerman, Quang Tien mengatakan ia sedang dalam perjalanan menuju kebebasan dalam musik klasik. Saat ini, ia tidak perlu lagi membuat jadwal latihan instrumen yang ketat dan tidak lagi harus bermain musik hanya untuk lulus atau meraih nilai tinggi.
Quang Tien mampu memainkan caranya sendiri, yakni mengikuti standar musik klasik Eropa, menyeimbangkan gagasan pengarang, pengalaman profesor, dan instruksi rinci, tetapi sekaligus mengekspresikan pikiran dan gagasannya sendiri.
Dalam setiap karya, selain waktu yang dihabiskan untuk mengasah dengan cermat, seniman harus melalui setidaknya 2-3 kali penampilan di atas panggung untuk mencapai kebebasan bergerak dan kebebasan mengekspresikan pemikiran musikal. Meraih kebebasan adalah sebuah perasaan bahagia.
"Jika Anda sungguh-sungguh menghayati pekerjaan Anda, bekerja dengan para profesor berkali-kali, tampil di atas panggung berkali-kali, dan berani menunjukkan pikiran dan hati Anda kepada penonton, kebebasan adalah hasil yang nyata," ungkap Quang Tien.
Musim ke-5 Warming Up akan berlangsung pada malam tanggal 22 Maret dengan partisipasi Tran Le Bao Quyen, Tran Le Quang Tien, dan Orkestra Simfoni Nasional Vietnam di bawah arahan konduktor Jepang Honna Tetsuji. Dalam konser ini, penonton akan menikmati karya-karya dua komposer, Pyotr Ilyich Tchaikovsky dan Sergei Vasilyevich Rachmaninoff.
Semua hasil penjualan tiket dari pertunjukan tersebut akan disumbangkan oleh kedua artis tersebut kepada lembaga amal Scars of Life , yang membantu anak-anak miskin dengan penyakit jantung bawaan untuk menjalani operasi.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giai-tri/hoa-nhac-suoi-am-mua-thu-5-hanh-trinh-tiep-noi-qua-khu-va-tuong-lai-20250217162444973.htm
Komentar (0)