

Dari ruang kelas dan lapangan hingga taman dan ruang terbuka yang sarat dengan identitas budaya lokal, gambar-gambar kelompok siswa berseragam, pakaian tradisional Vietnam (áo dài), jas, atau jubah wisuda semakin umum terlihat. Di bawah sinar matahari awal musim panas, di tengah tawa dan obrolan yang riang, setiap gambar yang diabadikan bukan hanya sekadar foto, tetapi juga kenangan berharga tentang hari-hari sekolah yang polos dan murni.
Bagi siswa yang akan lulus, buku tahunan juga merupakan momen istimewa untuk mengenang perjalanan mereka. Sesi pemotretan seringkali berlangsung berjam-jam, bahkan seharian penuh, tetapi itu tidak membuat mereka merasa lelah. Sebaliknya, ini adalah waktu yang berharga untuk bersenang-senang, mengobrol, dan mempererat hubungan dengan teman-teman sebelum melanjutkan ke sekolah baru.


Banyak siswa mengatakan bahwa, meskipun mereka terbiasa mengambil foto dengan ponsel mereka setiap hari, buku tahunan tetap memiliki nilai yang sangat berbeda. Buku tahunan mewakili ketelitian, emosi kolektif, dan berfungsi sebagai tonggak penting yang menandai tahapan penting dalam hidup mereka.
Dalam beberapa tahun terakhir, pengambilan foto kelulusan telah menjadi kegiatan yang umum di sekolah-sekolah di semua tingkatan. Kegiatan ini tidak terbatas pada sekolah menengah atas atau sekolah kejuruan; kegiatan ini juga telah meluas ke sekolah menengah pertama dan sekolah dasar. Banyak orang tua yang aktif mendukungnya, melihatnya sebagai kesempatan bagi anak-anak mereka untuk menciptakan kenangan yang tak terlupakan.
Ha Minh Anh, seorang siswa di Sekolah Dasar Nguyen Du di Kelurahan Lao Cai , mengatakan: "Saya sangat senang foto kelulusan saya diambil bersama teman-teman sekelas, karena foto-foto ini akan menyimpan banyak kenangan indah tentang saya bersama guru dan teman-teman saya di sekolah dasar."
Ibu Dang Thi Hong Nhung, seorang orang tua dari kelurahan Lao Cai, berbagi: “Mengambil foto buku tahunan adalah tonggak penting dalam perjalanan anak-anak kita menuju kedewasaan. Nantinya, ketika mereka dewasa, setiap kali mereka melihat kembali foto-foto itu, mereka akan mengingat masa-masa riang dan polos bersama guru dan teman-teman mereka. Saya juga berharap dan mendoakan agar para siswa yang lulus dapat menghadapi ujian mendatang dengan percaya diri, meraih hasil yang baik, dan terus mengejar impian mereka.”

Lebih dari sekadar foto sederhana, buku tahunan saat ini diproduksi dengan jauh lebih rumit. Banyak kelas membuat skenario pemotretan, memilih pakaian bertema, menyiapkan properti, dan mencari lokasi dengan makna khusus. Dari gaya bertema sekolah yang lembut dan awet muda hingga konsep yang berani dan kreatif, semuanya mencerminkan dinamisme generasi siswa saat ini.
Seiring dengan meningkatnya permintaan, jasa foto wisuda di provinsi Lao Cai juga memasuki musim puncak. Berdasarkan pengamatan, periode puncak berlangsung dari bulan Maret hingga akhir April setiap tahunnya.
Bagi siswa sekolah dasar, format utama untuk pemotretan masih berupa pemotretan studio di dalam kelas, yang sederhana dan sesuai usia. Sementara itu, siswa sekolah menengah biasanya memiliki lebih banyak pilihan terkait konsep dan lokasi.
Lebih dari sekadar foto kenang-kenangan, buku tahunan diibaratkan sebagai "buku harian visual," yang menangkap momen-momen terindah kehidupan sekolah. Ini termasuk senyum riang, jabat tangan akrab, dan tatapan lama sebelum berpisah.

Banyak guru juga percaya bahwa kegiatan ini membantu siswa menjadi lebih terhubung dengan kelompok, menciptakan kenangan indah sebelum memasuki fase baru dalam hidup mereka.
Namun, di samping aspek positifnya, sekolah juga menyarankan siswa untuk mengatur foto buku tahunan dengan tepat, menghindari pemborosan dan tidak hanya berfokus pada penampilan. Pilihan pakaian dan lokasi harus memastikan keamanan dan menjaga citra polos siswa.
Sumber: https://baolaocai.vn/hoc-sinh-cuoi-cap-ron-rang-chup-anh-ky-yeu-post897703.html









Komentar (0)