Dalam rangka pengawasan ketat terhadap rumah potong hewan ternak dan unggas skala kecil dan swadaya, Komite Rakyat Distrik Dai Loc telah menerbitkan Rencana Penataan Pengelolaan Rumah Potong Hewan Skala Kecil dan Pengendalian Penyembelihan Hewan Terpusat di Distrik Dai Loc untuk periode 2024-2026. Distrik ini juga telah resmi menutup rumah potong hewan skala kecil yang tidak memenuhi standar higiene veteriner mulai 1 Januari 2025.
Menurut Bapak Ho Ngoc Man - Wakil Ketua Komite Rakyat Distrik, sektor pertanian distrik sedang berkoordinasi dengan daerah-daerah untuk fokus pada penerapan solusi guna menghilangkan rumah pemotongan hewan skala kecil dan spontan yang tidak memenuhi persyaratan.
Memperkuat dan mengonsolidasikan panitia pengarah pengendalian pemotongan hewan, menugaskan tanggung jawab kepada anggota, melakukan inspeksi secara serius, mengkaji ulang dan tegas menutup serta memberikan sanksi terhadap rumah potong hewan dan rumah potong hewan yang melanggar ketentuan higiene veteriner.
Bapak Truong Cam, Ketua Dewan Direksi dan Direktur Koperasi Ai Nghia, menyampaikan bahwa selama bertahun-tahun, RPH terpadu di wilayah Dai Loc C yang dikelola Koperasi selalu beroperasi secara teratur. Namun, pasokan bahan baku untuk operasionalnya terbatas, dengan kapasitas pemotongan sekitar 100 ekor sapi/hari/malam. Kondisi masyarakat dan pedagang kecil yang melakukan pemotongan hewan dalam skala kecil di permukiman, serta kurangnya jaminan higiene dan keamanan pangan serta higiene dan keamanan veteriner masih sering terjadi.
Kebijakan pengendalian pemotongan hewan di distrik ini sangat tepat untuk membatasi epidemi dan mengurangi pencemaran lingkungan akibat kegiatan pemotongan hewan. Rumah potong hewan milik koperasi secara rutin dikelola oleh dokter hewan yang akan memeriksa dan memberi stempel. Koperasi juga berupaya meningkatkan kualitas rumah potong hewannya untuk memenuhi kebutuhan pemotongan ternak dan unggas bagi masyarakat dan pedagang kecil karena koperasi adalah sebuah badan usaha,” ujar Bapak Cam.
Bapak Nguyen Van Quang - Direktur Pusat Teknik Pertanian Distrik Dai Loc mengatakan bahwa mulai 1 Januari 2025 dan seterusnya, Komite Rakyat Distrik mengarahkan pembentukan tim inspeksi interdisipliner untuk menyelenggarakan inspeksi dan pemeriksaan rumah tangga yang menyembelih, memperdagangkan, dan menjual produk hewani di pasar.
Komite Rakyat Distrik juga menginstruksikan departemen dan lembaga terkait untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan produk daging dari hewan bertanda kendali pemotongan. Pusat Teknis Pertanian Distrik juga mempromosikan propaganda dan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemilik CSGM tentang memastikan keamanan dan kebersihan pangan, keselamatan hewan, dll.
Menurut Bapak Ho Ngoc Man, untuk menghentikan CSGM skala kecil, kita harus memperkuat inspeksi dan pemeriksaan di CSGM, serta menangani fasilitas yang tidak memenuhi persyaratan. Tim inspeksi lintas sektor di tingkat komune/kota dan distrik harus memperkuat pengawasan di pasar.
Pedagang yang menjual daging tanpa tanda pemeriksaan harus segera ditindak. Pemerintah kabupaten berfokus pada peningkatan 3 rumah potong hewan terpusat di 3 area A, B, dan C di kabupaten ini. Setiap fasilitas dialokasikan 300 juta VND untuk memastikan layanan pemotongan hewan terpusat.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquangnam.vn/huyen-dai-loc-siet-chat-kiem-soat-co-so-giet-mo-gia-suc-gia-cam-3147165.html
Komentar (0)