Menurut data dari Departemen Bea Cukai, ekspor lada Vietnam pada November 2025 mencapai 18.013 ribu ton, senilai US$118,53 juta, mengalami penurunan 4,1% dalam volume dan 5,9% dalam nilai dibandingkan bulan sebelumnya, tetapi mengalami peningkatan 13,9% dalam volume dan 11,5% dalam nilai dibandingkan November 2024.
Secara keseluruhan, dalam 11 bulan pertama tahun 2025, ekspor lada Vietnam mencapai 223.242 ton, senilai 1,51 miliar USD, mengalami penurunan 5% dalam volume tetapi peningkatan 24,1% dalam nilai dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024.
Mengenai pasar ekspor, Amerika Serikat merupakan pasar ekspor utama Vietnam dalam 11 bulan pertama tahun 2025, mencapai 50,1 ribu ton, senilai 373,4 juta USD, mengalami penurunan 28,1% dalam volume dan 1% dalam nilai dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Jerman merupakan pasar terbesar kedua, mencapai 15,04 ribu ton, senilai 114,8 juta USD, mengalami penurunan 0,5% dalam volume tetapi peningkatan 34,4% dalam nilai dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Uni Emirat Arab merupakan pasar terbesar ketiga, mencapai 11,38 ribu ton, senilai 72,67 juta USD, mengalami penurunan 18,7% dalam volume dan 3,7% dalam nilai dibandingkan periode yang sama. Selain itu, negara-negara seperti India, Inggris, dan Mesir mencatat pertumbuhan yang luar biasa.

Ngoc Ngan






Komentar (0)