iPhone lipat akan dilengkapi teknologi baru yang meningkatkan daya tahan baterai sekaligus mempertahankan desain yang ramping. Foto: MacRumors . |
Akun pembocor teknologi Korea Selatan, yeux1122, mengungkapkan bahwa Apple secara khusus sedang menyempurnakan sirkuit terpadu pengontrol layar (DDI) yang digunakan pada iPhone lipat pertama, dengan tujuan mencapai desain keseluruhan yang lebih tipis.
DDI adalah komponen penting yang mengubah sinyal digital dari prosesor perangkat menjadi sinyal analog yang dibutuhkan untuk mengontrol piksel pada layar.
Oleh karena itu, peningkatan pada DDI dapat memungkinkan rakitan panel yang lebih tipis, pengurangan pembuangan panas, dan konsumsi daya yang lebih rendah. Ini adalah peningkatan penting untuk perangkat kompak seperti ponsel pintar lipat.
Selain itu, berbagai sumber, termasuk analis Ming-Chi Kuo dan Jeff Pu, serta pakar kebocoran rantai pasokan Digital Chat Station di Weibo, kini mengindikasikan bahwa iPhone lipat akan memiliki layar utama 7,8 inci saat dibuka dan layar sekunder 5,5 inci. Konsistensi detail ini menunjukkan bahwa Apple mungkin telah menyelesaikan aspek-aspek penting dari perangkat keras perangkat tersebut.
Sebelumnya, yeux1122, mengutip sumber di dalam rantai pasokan Apple, mengungkapkan bahwa Apple berada di tahap akhir pemilihan pemasok utama untuk teknologi layar lipat generasi berikutnya.
Secara spesifik, menurut laporan tersebut, Apple telah mempertahankan persyaratan teknis yang ketat untuk pemasok potensial, dengan fokus pada penegakan standar terkemuka saat ini untuk ketebalan, dimensi, dan radius kelengkungan.
Analis Ming-Chi Kuo sebelumnya menyatakan bahwa iPhone lipat Apple masih dalam tahap perencanaan, dengan para analis memperkirakan produk tersebut dapat diluncurkan antara akhir tahun 2025 dan 2027.






Komentar (0)