Berbicara pada sebuah acara yang diadakan pada 31 Mei, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan bahwa para negosiator Teheran tidak mempercayai janji atau komitmen apa pun dari Amerika Serikat. Menurutnya, setiap kesepakatan harus mempertimbangkan kepentingan praktis Iran.

"Kriteria kami adalah kami harus mencapai hasil nyata sebelum membuat komitmen timbal balik apa pun. Sampai kami yakin bahwa hak-hak rakyat Iran dihormati, kami tidak akan menerima perjanjian apa pun," kata Ghalibaf seperti dikutip oleh kantor berita IRNA.
Pernyataan Ketua Parlemen Iran ini muncul di tengah kebuntuan baru-baru ini antara AS dan Iran mengenai syarat-syarat proposal perdamaian mereka. AS secara konsisten mengambil sikap keras terhadap program nuklir Iran dan ratusan kilogram uranium yang diperkaya, serta situasi di Selat Hormuz yang strategis.
Sementara itu, pemerintah Teheran tidak menunjukkan tanda-tanda akan menyerah pada tuntutan Washington dan berulang kali menekankan bahwa negara Timur Tengah itu tidak berniat mengembangkan senjata nuklir.
Sumber: https://vietnamnet.vn/iran-neu-ly-do-chua-chap-nhan-thoa-thuan-voi-my-2521376.html






Komentar (0)