Perkara permohonan Perusahaan Saham Gabungan Investasi Pembangunan Ng.H dalam Berita Resmi No. 20/2023/CV-NH tanggal 12 Oktober 2023 tentang petunjuk penanganan perkara pemberitahuan pajak keliling untuk kegiatan usaha di luar provinsi.
Kantor Pajak Nghe An menjawab : Poin b, Klausul 1, Pasal 11 Keputusan Pemerintah No. 126/2020/ND-CP tanggal 19 Oktober 2020 yang merinci sejumlah pasal dalam Undang-Undang Administrasi Perpajakan secara khusus menetapkan sebagai berikut:
Tentang lokasi pelaporan pajak :
Wajib Pajak wajib mematuhi ketentuan mengenai tempat penyampaian SPT sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) Undang-Undang Administrasi Perpajakan dan ketentuan sebagai berikut:
+ Tempat penyampaian berkas Surat Pemberitahuan Pajak bagi Wajib Pajak yang memiliki banyak kegiatan dan usaha di banyak daerah tingkat provinsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (4) huruf a dan huruf b Undang-Undang Administrasi Perpajakan adalah kantor pajak tempat kegiatan usaha dilakukan, bukan di daerah provinsi atau kota tempat kantor pusatnya, dalam hal:
+ Menyatakan pajak pertambahan nilai atas kegiatan pemindahtanganan hak milik atas tanah dan bangunan atas proyek investasi infrastruktur, rumah serah terima (termasuk dalam hal pemungutan uang muka dari pelanggan sesuai dengan progres) di tempat dilakukannya kegiatan pemindahtanganan hak milik atas tanah dan bangunan.
Berbeda dengan ketentuan di atas, tempat penyampaian berkas Surat Pemberitahuan Pajak bagi Wajib Pajak yang banyak kegiatan usahanya tersebar di beberapa daerah provinsi, maka wajib melaporkannya pada Kantor Pelayanan Pajak tempat kegiatan usahanya berada di daerah provinsi atau kota yang berbeda dengan tempat kedudukan kantor pusatnya.

- Mengenai deklarasi pajak, penghitungan pajak, pelunasan pajak , alokasi, dan pembayaran pajak penghasilan badan : Deklarasi pajak pertambahan nilai atas kegiatan pengalihan hak milik atas tanah dan bangunan dalam proyek investasi infrastruktur, rumah untuk dialihkan (termasuk kasus penagihan uang muka dari pelanggan sesuai dengan perkembangannya) di tempat terjadinya kegiatan pengalihan hak milik atas tanah dan bangunan. Selain itu, sesuai dengan Pasal 17 Surat Edaran Menteri Keuangan No. 80/2021/TT-BTC tanggal 29 September 2021 yang mengatur pelaksanaan sejumlah pasal dalam Undang-Undang tentang Administrasi Perpajakan dan Keputusan Pemerintah No. 126/2020/ND-CP tanggal 19 Oktober 2020 yang merinci sejumlah pasal dalam Undang-Undang tentang Administrasi Perpajakan, kasus alokasi tersebut mencakup sejumlah kasus, termasuk kegiatan pengalihan hak milik atas tanah dan bangunan...
Tata cara penghitungan Pajak Penghasilan Badan atas pengalihan hak atas tanah dan bangunan: Besarnya Pajak Penghasilan Badan yang terutang untuk setiap provinsi tempat dilakukannya pengalihan hak atas tanah dan bangunan, dibayar secara sementara setiap triwulan dan ditetapkan sebesar (=) penerimaan penghitungan Pajak Penghasilan Badan atas pengalihan hak atas tanah dan bangunan di setiap provinsi dikalikan (x) dengan 1%.
- Surat Pemberitahuan Pajak, Pelunasan Pajak, dan Pembayaran Pajak: Untuk kegiatan pengalihan hak milik atas tanah dan bangunan, Surat Pemberitahuan Pajak dan Pembayaran Pajak Sementara wajib dilakukan setiap triwulan. Wajib Pajak tidak diwajibkan menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak Triwulanan, tetapi wajib menentukan jumlah pajak sementara yang dibayarkan setiap triwulan sesuai dengan ketentuan pada Poin b, Ayat 2 Pasal ini untuk menyetorkan pajak penghasilan badan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk setiap provinsi tempat kegiatan pengalihan hak milik atas tanah dan bangunan dilakukan.
Perihal penyelesaian pajak: Wajib pajak melaporkan dan menyetorkan pajak penghasilan badan untuk semua kegiatan pengalihan hak milik atas tanah dan bangunan sesuai dengan formulir No. 03/TNDN, menentukan besarnya pajak penghasilan badan yang terutang untuk setiap provinsi sesuai dengan ketentuan pada butir b, ayat 2 pasal ini dalam lampiran tabel alokasi pajak penghasilan badan yang terutang untuk daerah tempat diperolehnya pendapatan dari kegiatan pengalihan hak milik atas tanah dan bangunan sesuai dengan formulir No. 03-8A/TNDN yang diterbitkan dengan Lampiran II Surat Edaran ini untuk badan pengelola pajak langsung; menyetorkan uang ke dalam anggaran pendapatan dan belanja negara untuk setiap provinsi tempat dilakukannya kegiatan pengalihan hak milik atas tanah dan bangunan sesuai dengan ketentuan pada ayat 4 pasal 12 surat edaran ini.
Jumlah pajak sementara yang dibayarkan selama tahun berjalan di provinsi-provinsi (tidak termasuk jumlah pajak sementara yang dibayarkan untuk pendapatan dari pelaksanaan proyek investasi infrastruktur, rumah untuk pengalihan atau sewa-beli, dengan pembayaran di muka dari pelanggan sesuai dengan kemajuan, tetapi pendapatan ini belum dimasukkan dalam pendapatan untuk menghitung pajak penghasilan badan pada tahun tersebut) dikurangkan dari jumlah pajak penghasilan badan yang terutang dari kegiatan pengalihan real estat setiap provinsi pada formulir No. 03-8A/TNDN yang diterbitkan dengan Lampiran II dari Surat Edaran ini. Jika tidak sepenuhnya dikurangkan, akan tetap dikurangkan dari jumlah pajak penghasilan badan yang terutang dari kegiatan pengalihan real estat sesuai dengan penyelesaian akhir di kantor pusat pada formulir No. 03/TNDN yang diterbitkan dengan Lampiran II dari Surat Edaran ini.
Apabila jumlah pajak yang dibayar sementara setiap triwulan lebih kecil dari jumlah pajak terutang sesuai dengan surat ketetapan pajak pada Surat Pemberitahuan Pajak di kantor pusat pada formulir No. 03/TNDN yang diterbitkan Lampiran II Surat Edaran ini, wajib pajak wajib menyetorkan sisa pajak ke kantor pusat. Apabila jumlah pajak yang dibayar sementara setiap triwulan lebih besar dari jumlah pajak terutang sesuai dengan surat ketetapan pajak, maka kelebihan pembayaran pajak tersebut ditetapkan dan ditangani sesuai dengan ketentuan Pasal 60 Undang-Undang Administrasi Perpajakan dan Pasal 25 Surat Edaran ini.

Berdasarkan ketentuan di atas, Ng.H Development Investment Joint Stock Company merupakan investor yang melaksanakan proyek kawasan perkotaan di Provinsi Nghe An. Perusahaan wajib melaporkan PPN sesuai dengan ketentuan Pasal 11, Keputusan Pemerintah 126/2020/ND-CP; melaporkan pajak penghasilan badan sesuai dengan ketentuan Pasal 17 Surat Edaran Kementerian Keuangan 80/2021/TT-BTC tanggal 29 September 2021.
Mengenai tata cara pemindahan PPN dan PPh Badan yang terutang di Nghe An sejak triwulan pertama tahun 2021 sampai dengan akhir triwulan kedua tahun 2023 yang telah dibayarkan kepada Kantor Pelayanan Pajak Hanoi, perusahaan diminta untuk menghubungi Kantor Pelayanan Pajak Hanoi guna memperoleh petunjuk dan penanganan sesuai ketentuan.
Sumber
Komentar (0)