Menurut data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda, pencarian akomodasi di Vietnam dari negara-negara Eropa Timur telah meningkat sebesar 59% sejak kebijakan pembebasan visa baru mulai berlaku pada 15 Agustus 2025. Ini merupakan pertanda positif yang menunjukkan bahwa kebijakan visa yang lebih longgar berdampak nyata dalam menarik wisatawan dari pasar yang jauh.
Lima negara yang mencatat peningkatan tertinggi adalah Slovenia (77%), Polandia (74%), Bulgaria (72%), Rumania (69%), dan Slovakia (61%). Ini adalah destinasi yang sebelumnya dianggap jauh secara geografis dan memiliki sedikit penerbangan langsung ke Vietnam. Pelonggaran persyaratan visa memudahkan perjalanan bagi wisatawan dari kawasan ini, sekaligus membuka peluang baru bagi industri pariwisata Vietnam untuk mendiversifikasi basis pelanggannya.

Para wisatawan berbondong-bondong mengunjungi akuarium berbentuk kura-kura di VinWonders Phu Quoc - taman hiburan terbesar di Vietnam.
FOTO: LE NAM
Bapak Vu Ngoc Lam, Direktur Agoda untuk Vietnam, berkomentar: "Penyederhanaan prosedur masuk dan peningkatan aksesibilitas telah berkontribusi pada peningkatan jumlah wisatawan dari Eropa dan pasar jauh lainnya yang mengunjungi Vietnam."
Dalam daftar 5 destinasi yang paling banyak dicari oleh wisatawan Eropa Timur, Phu Quoc naik ke puncak dengan peningkatan 113% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Pulau Mutiara" ini disukai wisatawan berkat iklimnya yang hangat, pantai-pantai yang masih alami, resor-resor kelas atas, dan kehadiran berbagai merek hotel internasional.
Hanoi dan Ho Chi Minh City berada di peringkat kedua dan ketiga, mencatat peningkatan masing-masing sebesar 77% dan 56%, menunjukkan daya tarik dua pusat ekonomi dan budaya terbesar di negara ini. Sementara itu, Da Nang dan Nha Trang juga masuk dalam 5 besar dengan tingkat pertumbuhan yang mengesankan masing-masing sebesar 36% dan 35%.

Pemandangan matahari terbenam di Phu Quoc memikat banyak orang.
FOTO: LE NAM
Lebih dari sekadar angka pencarian, tren ini mencerminkan pergeseran yang jelas dalam perilaku perjalanan wisatawan Eropa Timur. Kelompok wisatawan ini secara tradisional lebih menyukai pengalaman menikmati alam, budaya lokal, dan destinasi yang tenang daripada kota-kota yang terlalu ramai.
Laporan dari Kantor Statistik Umum Vietnam juga mencatat tren serupa. Dalam sembilan bulan pertama tahun 2025, jumlah wisatawan Eropa ke Vietnam meningkat sebesar 35% dibandingkan periode yang sama. Pada kuartal ketiga saja, Vietnam menyambut 568.370 wisatawan Eropa, meningkat 38% dibandingkan kuartal sebelumnya dan 60% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.
Sumber: https://thanhnien.vn/khach-dong-au-ngay-cang-thich-viet-nam-dac-biet-la-phu-quoc-185251021161000425.htm










Komentar (0)