
Kementerian Dalam Negeri akan melaporkan kepada pihak berwenang yang kompeten untuk mempertimbangkan rezim gaji yang sesuai menurut peta jalan.
Kementerian Dalam Negeri baru saja menerbitkan dokumen sebagai tanggapan terhadap petisi dari para pemilih yang diajukan sebelum sidang ke-10 Majelis Nasional ke-15, mengenai kebijakan dan peraturan bagi pejabat dan pegawai negeri sipil.
Secara spesifik, para pemilih mengusulkan penyesuaian gaji pokok ke atas dan mempertimbangkan penambahan berbagai tunjangan (untuk pelayanan publik, posisi, tanggung jawab, tugas rangkap, dll.) bagi pejabat tingkat kecamatan dan pegawai negeri sipil, terutama mereka yang bekerja langsung di tingkat lokal dan sering berinteraksi dengan serta menangani urusan masyarakat.
Selain itu, sistem gaji dan tunjangan terpisah akan dikeluarkan untuk pejabat tingkat kecamatan dan pegawai negeri sipil, untuk memastikan kekhususan di tingkat akar rumput, keseragaman di seluruh negeri, stabilitas jangka panjang, dan membatasi revisi yang terfragmentasi.
Secara khusus, para pemilih juga menyebutkan perlunya menerapkan reformasi gaji secara serentak dan efektif, sejalan dengan peta jalan reformasi kebijakan gaji sebagaimana diuraikan dalam Resolusi No. 27-NQ/TW Komite Pusat, untuk meningkatkan efisiensi operasional pemerintah daerah.
Terkait hal ini, Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa Resolusi No. 27-NQ/TW tentang reformasi kebijakan gaji bagi kader, pegawai negeri sipil, pegawai negeri, personel angkatan bersenjata, dan karyawan di perusahaan menetapkan faktor-faktor spesifik untuk merancang skala gaji baru, memperluas hubungan gaji sebagai dasar untuk menentukan tingkat gaji spesifik dalam sistem skala gaji.
Pada saat yang sama, sesuai dengan Kesimpulan No. 64-KL/TW dan Resolusi No. 104/2023/QH15, Kementerian Dalam Negeri telah memimpin dan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk melaporkan kepada pihak berwenang mengenai pelaksanaan 6 isi reformasi gaji sesuai dengan Resolusi No. 27-NQ/TW sejak 1 Juli 2024.

Penyesuaian tingkat gaji pokok merupakan upaya besar dari Komite Sentral, Majelis Nasional, dan Pemerintah untuk berkontribusi dalam meningkatkan kehidupan para penerima gaji.
Namun, banyak kesulitan dan kekurangan muncul selama proses implementasi. Oleh karena itu, Politbiro mengeluarkan Kesimpulan No. 83-KL/TW; Majelis Nasional mengeluarkan Resolusi No. 142/2024/QH15; dan Pemerintah mengeluarkan Keputusan No. 73/2024/ND-CP yang menyesuaikan gaji pokok dari 1,8 juta VND/bulan menjadi 2,34 juta VND/bulan (kenaikan 30%) mulai 1 Juli 2024, untuk kader, pegawai negeri sipil, pegawai negeri, dan angkatan bersenjata.
Penyesuaian tingkat gaji pokok yang disebutkan di atas merupakan upaya besar dari Komite Sentral, Majelis Nasional, dan Pemerintah untuk berkontribusi dalam meningkatkan kehidupan para pekerja, menciptakan motivasi, dan meningkatkan produktivitas kerja, sehingga menstabilkan masyarakat.
Dalam Kesimpulan No. 83-KL/TW, Politbiro menugaskan Komite Ekonomi Pusat (sekarang Komite Kebijakan dan Strategi Pusat) untuk memimpin peninjauan awal Resolusi No. 27-NQ/TW.
Secara khusus, Komite Partai Kementerian Dalam Negeri akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mempelajari dan menilai kesesuaian dan kelayakan penerapan lima skala gaji baru dan sembilan rezim tunjangan baru untuk sektor publik, dan mengusulkannya untuk diajukan kepada Komite Sentral untuk dipertimbangkan pada tahun 2026 ketika Politbiro menerbitkan dan menerapkan sistem katalog posisi pekerjaan dalam sistem politik.
Berdasarkan tujuan dan tugas yang disetujui oleh Kongres Partai Nasional ke-14, rencana pembangunan sosial-ekonomi dan keuangan untuk lima tahun ke depan, kondisi sosial-ekonomi, dan kapasitas anggaran negara, Kementerian Dalam Negeri akan melaporkan kepada pihak berwenang yang berwenang untuk mempertimbangkan usulan rezim gaji yang sesuai menurut peta jalan dalam Kesimpulan No. 83-KL/TW.
Sumber: https://vtv.vn/khi-nao-de-xuat-5-bang-luong-and-9-che-do-phu-cap-moi-100251218174809943.htm








Komentar (0)