Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Jangan lengah terhadap transportasi jalur air.

Việt NamViệt Nam23/05/2024

z5395781830244_4dc2c124df81d2279fb377b37c3ac962.jpg
Inspektur dari Departemen Perhubungan memeriksa kondisi keselamatan terminal feri Dai Binh - Trung Phuoc (Nong Son). Foto: SC

Sistem sungai yang mengalir melalui provinsi Quang Nam sebagian besar dicirikan oleh lereng yang curam. Selama musim hujan, banyak bagian sungai memiliki arus yang kuat, sedangkan selama musim kering sungai-sungai tersebut dangkal, sehingga menyulitkan navigasi bagi perahu.

Di Cua Dai (Hoi An), saluran masuk dan keluar sungai di muara sering mengalami sedimentasi dan pergeseran sepanjang tahun. Karena kemiringannya, sungai mengalami erosi di satu sisi dan pengendapan di sisi lainnya, sehingga menghasilkan aliran yang kuat dan tidak stabil.

Selain itu, selama musim panas, badai petir dan tornado sering terjadi, yang menimbulkan bahaya signifikan bagi orang-orang yang bepergian di sungai, waduk, dan bendungan pembangkit listrik tenaga air.

Dan kenyataannya, pada tahun 2021, dua kecelakaan kapal terbalik terjadi pada sore hari tanggal 25 Februari dan 8 Mei, yang mengakibatkan kematian tragis 11 orang.

Pada tahun 2022, kapal cepat QNa-1152, dalam perjalanannya dari dermaga Cu Lao Cham ke dermaga Cua Dai sebagai bagian dari rute transportasi perairan pedalaman nasional Hoi An - Cu Lao Cham, tenggelam setelah dihantam gelombang sekitar 4 km dari dermaga Cua Dai. Kecelakaan tragis ini terjadi pada pukul 14.05 pada tanggal 26 Februari, mengakibatkan 17 korban jiwa.

1.jpg
Pihak berwenang perlu meningkatkan patroli dan inspeksi di terminal penumpang di Kota Hoi An. Foto: SC

Sayangnya, pelajaran pahit itu belum cukup untuk menyadarkan mereka yang terlibat dalam transportasi perairan pedalaman, terutama pemilik dermaga, pengemudi perahu, dan penumpang yang menyeberangi sungai dengan feri.

Hal ini menjelaskan mengapa orang-orang yang menggunakan jalur air hanya mengenakan jaket pelampung sebagai formalitas ketika pihak berwenang datang untuk melakukan inspeksi. Di daerah sekitar waduk irigasi dan pembangkit listrik tenaga air, orang-orang yang menggunakan perahu untuk memancing, budidaya perikanan, dan produksi pertanian juga sangat ceroboh dan tidak menggunakan jaket pelampung.

Keputusan Pemerintah Nomor 139/2021/ND-CP menetapkan denda sebesar VND 500.000 hingga VND 1.000.000 untuk tindakan tidak memiliki, atau tidak memiliki cukup, jaket pelampung atau alat apung pribadi sebagaimana yang ditentukan, dengan denda dihitung per jaket pelampung atau alat apung pribadi.

Penumpang yang tidak mengenakan jaket pelampung atau membawa alat pelampung pribadi saat bepergian dengan kapal tanpa motor dengan total kapasitas angkut hingga 15 ton atau kapasitas penumpang hingga 12 orang; kapal bermotor dengan total daya mesin utama hingga 15 tenaga kuda atau kapasitas penumpang hingga 12 orang; atau kapal penumpang yang melintasi sungai akan dikenakan denda antara 1 dan 2 juta VND.

Dekret yang telah berlaku ini menyesuaikan denda untuk pelanggaran tertentu guna mengatasi kekurangan dan selaras dengan Undang-Undang tentang Penanganan Pelanggaran Administratif.

Namun, dalam praktiknya, inspeksi, pengendalian, dan penanganan pelanggaran tidak seketat dan sesering di darat, terutama di tingkat kabupaten dan kecamatan. Selain memperkuat inspeksi dan pengawasan, meningkatkan kesadaran akan keselamatan di kalangan pengguna perairan juga sangat penting.


Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
pembuat cetakan

pembuat cetakan

Pagoda Khanh Hung, Hai Phong

Pagoda Khanh Hung, Hai Phong

tangisan bayi yang baru lahir

tangisan bayi yang baru lahir