Pot milik Bapak Nhan ini melengkapi kreasi bonsai artistiknya.

Teliti

Perjalanan Bapak Nhan dalam pembuatan pot bonsai berawal dari ketelitian seorang penggemar bonsai sejati. Beliau bercerita: "Setelah berkecimpung dalam dunia bonsai selama hampir 20 tahun, saya memahami pentingnya sebuah pot bagi mereka yang mencintai seni ini. Terkadang, bahkan dengan pohon bonsai yang sempurna, Anda tidak dapat menemukan pot yang sesuai. Itulah mengapa saya mulai meneliti dan bereksperimen untuk membuat pot-pot ini sendiri."

Untuk membuat pot kerajinan tangan yang artistik, Bapak Nhan harus melalui banyak tahapan. “Pertama, saya perlu mengetahui bentuk, gaya, atau jenis pohon bonsai yang akan ditanam di dalam pot, kemudian saya membuatnya sesuai kebutuhan pelanggan, atau saya akan memberikan ide sendiri untuk menyarankan bentuk pot. Setelah itu, ada tahap-tahap kasar seperti mencampur bahan, membuat cetakan, dan membentuk. Terakhir, ada proses pengamplasan pot dan pemberian warna,” jelas Bapak Nhan.

Berbeda dengan pot produksi massal, pot buatan Bapak Nhan sepenuhnya dibuat dengan tangan. Dengan tangan terampilnya, balok semen, pasir, dan kerikil diubah menjadi berbagai bentuk, mulai dari bentuk bulat, persegi, dan persegi panjang yang umum hingga bentuk artistik seperti awan dan oval yang anggun. Selain bentuk, pot buatannya juga hadir dalam berbagai ukuran. Beberapa hanya sedikit lebih besar dari kepalan tangan, ideal untuk bonsai mini. Yang lain berukuran hingga 3 meter, memenuhi kebutuhan kreasi bonsai raksasa.

Pak Nhan menjelaskan: "Bagi saya, baik besar maupun kecil, terlepas dari bentuknya, pot bonsai semuanya adalah platform yang membantu meningkatkan keindahan pohon bonsai. Oleh karena itu, semakin minimalis potnya, semakin pohon bonsai atau batu tersebut dapat menampilkan keindahannya dan menonjol."

Beragam desain

Alih-alih pola yang rumit, pot karya Bapak Nhan berfokus pada garis, bentuk, dan perhatian yang cermat terhadap detail dalam setiap goresan. Bersamaan dengan bentuk dan pola minimalis, permukaan pot juga dihaluskan secara halus dan menampilkan warna-warna netral seperti abu-abu, krem, hitam, arang, dan putih gading... Hal ini memungkinkan mata penonton untuk sepenuhnya fokus pada bentuk dan gaya pohon bonsai.

Berkat kualitas unik ini, kabar menyebar, dan pot bonsai buatan Bapak Nhan, yang dibuat untuk dirinya sendiri, menjadi populer di kalangan penggemar bonsai di Hue dan provinsi-provinsi sekitarnya. Menariknya, banyak karya bonsai pemenang penghargaan di festival bunga musim semi atau kompetisi bonsai nasional dipajang di dalam pot yang dibuat oleh Bapak Nhan sendiri.

Bapak Nguyen Van Loc, seorang penggemar bonsai dengan pengalaman 25 tahun di lingkungan Thuan Hoa, mengatakan: “Pot-pot karya Bapak Nguyen Van Nhan sangat indah dan sederhana, menonjolkan keindahan dan seni pohon bonsai, sehingga meningkatkan keindahan pohon dan lanskap miniatur. Selain itu, pot-pot tersebut tahan lama dan memiliki kemampuan menahan kelembapan dan drainase yang sangat baik, membantu pohon tumbuh dengan stabil. Dalam beberapa tahun terakhir, semua kreasi bonsai saya yang memenangkan penghargaan menggunakan pot buatan Bapak Nhan.”

Saat ini, tergantung ukuran dan kerumitannya, harga pot bonsai buatan tangan yang diproduksi oleh Bapak Nguyen Van Nhan sangat bervariasi, mulai dari 60.000 VND hingga 6 juta VND per buah. Terlepas dari harganya, daya tahan dan keindahan selalu menjadi prioritas utamanya. Setiap tahun, ia membuat ratusan pot, yang memberikan penghasilan tetap dan sekaligus memenuhi hasratnya untuk berkreasi. "Bagi saya, kegembiraan berlipat ganda ketika saya melihat kreasi saya menemani karya seni bonsai. Saya berharap pot-pot ini akan berkontribusi pada pengembangan keindahan budidaya bonsai di ibu kota kuno ini," kata Bapak Nhan.

Teks dan foto: MAI HUẾ

Sumber: https://huengaynay.vn/kinh-te/ky-cong-nghe-duc-chau-bonsai-164242.html