![]() |
Anak-anak dapat tumbuh dengan pesat, mencapai 7-15 cm per tahun selama masa pubertas. Namun, tanpa perawatan yang tepat sejak usia dini, peluang untuk mencapai tinggi badan maksimal akan berkurang secara signifikan. Foto: Freepik . |
Banyak orang tua percaya bahwa tinggi badan anak sepenuhnya ditentukan oleh gen. Namun, para ahli nutrisi menegaskan bahwa ini hanyalah sebagian dari cerita – faktor yang lebih penting terletak pada bagaimana mereka diasuh selama tahap perkembangan yang krusial.
Menurut Profesor Madya, Dr. Nguyen Trong Hung, Direktur Pusat Konseling Gizi, Rehabilitasi dan Pengendalian Obesitas, Institut Gizi Nasional, tinggi badan anak tidak meningkat secara seragam melalui berbagai tahapan, tetapi berkembang pesat selama "periode waktu" tertentu. Jika periode ini terlewatkan, anak-anak mungkin kehilangan kesempatan untuk mencapai tinggi badan optimal mereka di masa dewasa.
Tonggak pertumbuhan utama
Pakar tersebut menyatakan bahwa tinggi badan anak dipengaruhi oleh dua kelompok faktor utama. Kelompok faktor yang tidak dapat dipengaruhi meliputi faktor genetik (gen) dan jenis kelamin.
Sementara itu, pilihan intervensi meliputi nutrisi, tingkat aktivitas fisik, hormon, dan penggunaan obat-obatan. Ini adalah faktor-faktor penting yang dapat disesuaikan untuk mendukung perkembangan anak yang lebih baik.
Yang perlu diperhatikan, waktu intervensi juga sangat penting. Penelitian menunjukkan bahwa perawatan komprehensif dan berkelanjutan sejak usia dini menciptakan kondisi optimal untuk perkembangan tinggi badan. Namun, perhatian khusus harus diberikan pada tiga periode "emas":
- Kehamilan
- Tahap usia 0-2 tahun
- Tahap pra-pubertas - pubertas.
"Tinggi badan anak-anak meningkat pesat pada tahap-tahap tertentu. Saat lahir, tinggi badan anak sekitar 50 cm. Pada tahun pertama, mereka dapat tumbuh lagi sekitar 25 cm. Pada tahun kedua, peningkatannya sekitar 10-12 cm. Dari saat itu hingga sebelum pubertas, anak-anak tumbuh rata-rata 5-7 cm setiap tahun," kata Profesor Madya Hung.
Secara khusus, selama tahap pra-pubertas dan pubertas, laju pertumbuhan dapat mencapai 7-15 cm per tahun. Ini adalah peningkatan paling pesat sepanjang seluruh proses perkembangan.
Apa yang dapat kita lakukan untuk membantu anak-anak mencapai tinggi badan optimal mereka?
Meskipun faktor genetik atau jenis kelamin tidak dapat diubah, orang tua tetap dapat meningkatkan tinggi badan anak-anak mereka melalui metode ilmiah .
![]() |
Tinggi badan anak tidak hanya ditentukan oleh gen, tetapi juga sangat bergantung pada "periode emas" perkembangan. Foto: Freepik. |
Menurut Dr. Nguyen Trong Hung, nutrisi memainkan peran penting dalam pertumbuhan. Bagi wanita, sangat penting untuk meningkatkan status gizi mereka sebelum kehamilan, menghindari kekurangan gizi atau kelebihan berat badan, sambil memastikan asupan mikronutrien yang cukup. Selama kehamilan, ibu membutuhkan diet seimbang, jadwal kerja-istirahat yang sehat, dan pemeriksaan prenatal rutin.
Untuk bayi, pemberian ASI eksklusif sebaiknya dilakukan selama 6 bulan pertama dan dilanjutkan hingga usia 24 bulan atau lebih. Mulai usia 6 bulan, anak perlu diperkenalkan dengan makanan padat dengan pola makan yang beragam dan seimbang. Makanan yang kaya protein dan kalsium seperti daging, ikan, udang, kepiting, telur, susu, dan produk susu perlu ditekankan untuk mendukung perkembangan tinggi badan.
" Tidur juga memainkan peran penting dalam sekresi hormon pertumbuhan. Ketika anak-anak tidur nyenyak, tubuh mereka melepaskan hormon yang dibutuhkan, membantu tulang mereka berkembang lebih baik. Oleh karena itu, memastikan waktu dan kualitas tidur yang cukup merupakan faktor yang sangat penting," tegas Dr. Hung.
Aktivitas fisik teratur membantu memperkuat tulang dan mendorong pertumbuhan yang sehat. Anak-anak harus didorong untuk bermain di luar ruangan dan berpartisipasi dalam olahraga yang sesuai dengan usia mereka untuk meningkatkan kebugaran dan mendukung pertumbuhan tinggi badan.
Ia juga menyarankan bahwa pemantauan tinggi dan berat badan secara teratur membantu mendeteksi tanda-tanda awal keterlambatan perkembangan, sehingga memungkinkan intervensi tepat waktu.
Selain itu, vaksinasi lengkap, suplementasi vitamin A, dan pemberian obat cacing secara teratur membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi penyakit—faktor-faktor yang dapat memengaruhi perkembangan anak.
Orang tua sebaiknya membawa anak-anak mereka untuk pemeriksaan gizi rutin guna mendeteksi tanda-tanda awal kekurangan mikronutrien seperti vitamin D, kalsium, zat besi, seng, atau kebiasaan makan yang tidak sehat. Dari situ, dokter dapat memberikan solusi yang tepat untuk membantu anak-anak mencapai potensi penuh mereka dalam hal kesehatan dan tinggi badan.
Sumber: https://znews.vn/lam-sao-de-tre-tang-chieu-cao-7-15-cmnam-post1647508.html










Komentar (0)