Menurut Trinh Ngoc Tram, Wakil Ketua Komite Rakyat Kelurahan Cua Nam, buku telah lama dianggap sebagai gudang pengetahuan manusia, yang menemani setiap individu dalam perjalanan perkembangannya. Membaca tidak hanya membantu memperluas pemahaman tetapi juga berkontribusi dalam memelihara jiwa, membentuk karakter, dan menumbuhkan aspirasi untuk pengembangan diri.
Hari Budaya Buku dan Membaca Vietnam diadakan setiap tahun untuk menegaskan peran buku dalam kehidupan sosial dan untuk mempromosikan gerakan membaca, khususnya di kalangan anak muda.

Sebagai bagian dari kegiatan menanggapi peristiwa tersebut, pada pagi hari tanggal 11 April, Komite Rakyat Kelurahan Cua Nam meresmikan kompetisi melukis dengan tema "Membaca untuk Memahami - Menggambar untuk Mencintai". Ini adalah salah satu acara unggulan program tahun ini, yang bertujuan untuk menggabungkan budaya membaca dan kreativitas artistik.

.jpeg)
Menurut Nguyen Thanh Thuy, Direktur Pusat Kebudayaan, Informasi, dan Olahraga Kelurahan Cua Nam, kompetisi tersebut menarik 133 siswa. Para siswa membuat karya seni yang berputar di sekitar tema membaca, buku favorit mereka, atau pentingnya membaca dalam kehidupan. Setiap karya seni disertai dengan pesan singkat (100-200 kata) yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pribadi mereka.
Karya-karya yang masuk akan dinilai pada tanggal 11 April. Mulai tanggal 12 hingga 15 April, karya-karya tersebut akan diposting di halaman penggemar penyelenggara untuk pemungutan suara oleh komunitas.
Melalui kegiatan ini, para penyelenggara berharap dapat berkontribusi dalam menyebarkan kecintaan terhadap buku, menciptakan wadah kreatif bagi siswa, sehingga menumbuhkan kebiasaan membaca dan mendorong mereka untuk secara aktif dan positif mengakses pengetahuan.
Sumber: https://congluan.vn/lan-toa-van-hoa-doc-qua-nhung-net-ve-10337822.html






Komentar (0)