Delegasi pimpinan, pebisnis, dan mitra Vietjet di kediaman Mar-a-Lago - Foto: VJ
Delegasi tersebut tiba di Miami dengan penerbangan perdana Vietjet ke AS. Penerbangan yang dioperasikan dengan pesawat berbadan lebar ini merupakan tonggak penting bagi Vietjet dan menandai semakin kuatnya kerja sama strategis komprehensif dengan AS.
Pada tahun 2017, dalam kunjungan resminya ke Vietnam, Presiden Donald Trump menyaksikan penandatanganan pesanan pertama 100 pesawat 737 Max antara Boeing dan Vietjet. Saat itu, Presiden Trump menyarankan agar Vietjet memesan 100 pesawat lagi. Setelah usulan ini, Vietjet melaksanakan kontrak untuk meningkatkan jumlah pesanan menjadi 200 pesawat.
Tahun ini, 2025, tahun pertama masa jabatan Presiden Trump, Boeing akan mengirimkan 14 pesawat 737 Max ke Vietjet. Miliarder Phuong Thao juga diketahui menyambut Presiden terpilih Donald Trump untuk menghadiri Pekan APEC 2017 di Furama Resort miliknya di Da Nang. Saat itu, Presiden Trump menyampaikan pidato di hadapan lebih dari 4.000 pemimpin bisnis dan politisi terkemuka dari 20 negara.
Miliarder Nguyen Thi Phuong Thao berbicara di acara “Friends of Vietnam Summit” – Foto: VJ
Saat ini, Vietjet memiliki perjanjian strategis dengan perusahaan terkemuka seperti Boeing, GE, CFM, Pratt & Whitney, Honeywell... dengan nilai total hampir 50 miliar USD.
Selain itu, sekitar $14 miliar kesepakatan sedang dibahas. Kesepakatan-kesepakatan ini secara langsung menciptakan hampir 500.000 lapangan kerja bagi rakyat Amerika.
Selain itu, Vietjet juga bekerja sama dengan perusahaan teknologi terkemuka seperti Microsoft, Amazon Web Service, Apple, Google...
Vietjet juga tengah berunding dengan SpaceX milik miliarder Elon Musk dan beberapa penyedia solusi teknologi internet dalam pesawat untuk melayani armada ratusan pesawatnya, meningkatkan tenaga kerja berteknologi tinggi, dan mengawali era inovasi baru.
Pesawat dan kru Vietjet di bandara Miami (Florida, AS) – Foto: VJ
Vietjet berawal sebagai maskapai swasta pertama Vietnam dengan armada tiga pesawat saat didirikan. Kini, Vietjet mengoperasikan 115 pesawat baru, modern, dan hemat bahan bakar, dengan lebih dari 400 pesawat yang dipesan. Ratusan pesawat modern dari AS akan dikirimkan ke Vietjet di masa mendatang.
Memasuki tahap pengembangan baru dengan komitmen kuat dari mitra strategis, Vietjet terus menjadi maskapai penerbangan dengan harga bagus dan layanan berkualitas, sekaligus menciptakan jembatan antara orang, budaya, dan peluang bisnis bagi bisnis dan masyarakat di semua negara.
Komentar (0)