Pada kesempatan peringatan 50 tahun Hari Nasional Republik Demokratik Rakyat Laos (2 Desember 1975 - 2 Desember 2025), pada pagi hari tanggal 30 November, di Istana Kepresidenan di Vientiane, Partai, Negara, Pemerintah, dan Majelis Nasional Laos dengan khidmat mengadakan pertemuan dengan perwakilan organisasi internasional dan lembaga diplomatik asing di Laos.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal dan Presiden Laos, Thongloun Sisoulith; Perdana Menteri Sonexay Siphandone; Ketua Majelis Nasional Saysomphone Phomvihane; perwakilan organisasi internasional dan badan diplomatik di Laos. Duta Besar Vietnam untuk Laos, Nguyen Minh Tam, beserta istrinya.
Pada kesempatan ini, Duta Besar Malaysia untuk Laos Edi Irwan Bin Mahmud, atas nama para Duta Besar dan perwakilan organisasi internasional di Laos, menyampaikan ucapan selamat yang sebesar-besarnya kepada Partai, Negara, Pemerintah , Majelis Nasional dan rakyat Laos pada kesempatan peringatan 50 tahun Hari Nasional serta peringatan 70 tahun berdirinya Partai Revolusioner Rakyat Laos.
Ia menekankan bahwa selama tujuh dekade terakhir, Partai Revolusioner Rakyat Laos telah memimpin rakyat dengan pengabdian dan keteguhan, membawa negara melewati kesulitan dan secara bertahap bergerak menuju perdamaian, stabilitas, dan pembangunan.
Duta Besar Bin Mahmud menyampaikan apresiasinya atas pencapaian komprehensif yang telah dicapai Republik Demokratik Rakyat Laos akhir-akhir ini, terutama keberhasilannya selama menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), yang dengan demikian menunjukkan kapasitas diplomatik Laos, rasa tanggung jawab dan komitmen dalam memperkuat peran sentral ASEAN, serta mendorong perdamaian, stabilitas dan kerja sama di kawasan.
Berbicara pada pertemuan tersebut, Sekretaris Jenderal dan Presiden Laos Thongloun Sisoulith menekankan bahwa selama lima dekade terakhir, Laos telah mengalami perjalanan pembangunan dengan banyak inovasi hebat.

Dari negara yang hancur akibat perang, terbelakang secara ekonomi dan menghadapi berbagai kesulitan, di bawah kepemimpinan Presiden Kaysone Phomvihane dan kebijakan reformasi yang berprinsip, Laos telah mencapai banyak prestasi yang membanggakan di semua bidang: Kehidupan rakyat terus ditingkatkan, banyak proyek infrastruktur penting telah dibangun, menciptakan fondasi bagi pembangunan yang stabil dan berkelanjutan.
Di samping capaian-capaian tersebut, Laos juga menghadapi berbagai tantangan, yang memerlukan tekad politik yang tinggi dan solidaritas seluruh rakyat untuk mencapai tujuan membangun negara menjadi masyarakat yang sejahtera, demokratis, adil, beradab, dengan rakyat yang sejahtera dan bahagia.
Sekretaris Jenderal-Presiden Thongloun Sisoulith menambahkan bahwa akhir-akhir ini, situasi regional dan dunia telah mengalami banyak perkembangan yang kompleks dan tidak dapat diprediksi, yang memengaruhi banyak negara, termasuk Laos.
Dalam konteks itu, Pemerintah Laos telah berfokus pada penyelesaian masalah negara secara efektif, mempromosikan kekuatan yang ada, menyesuaikan kebijakan dan undang-undang, dan merampingkan aparatur dari tingkat pusat ke tingkat daerah, serta memperkuat kerja sama dengan negara-negara di kawasan dan internasional.
Khususnya, Laos telah menjadi mitra dialog Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) dan menandatangani Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Melawan Kejahatan Dunia Maya (juga dikenal sebagai Konvensi Hanoi) pada upacara penandatanganan yang diadakan di Hanoi Oktober lalu.

Di saat yang sama, Laos terus meningkatkan infrastrukturnya sejalan dengan visi pembangunannya. Dari negara yang terkurung daratan, Laos secara bertahap menjadi negara yang terhubung secara regional melalui jalan darat, jalur air, dan udara.
Pelaksanaan rencana pembangunan sosial ekonomi lima tahun ke-9 juga mencapai banyak hasil positif, membantu menjaga stabilitas politik, ketertiban sosial, dan tingkat pertumbuhan ekonomi rata-rata sekitar 4,8%.
Para pemimpin Laos menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan kontribusi penting dari negara-negara sahabat dan organisasi internasional.
Atas nama Partai, Negara dan rakyat Laos, Sekretaris Jenderal dan Presiden Thongloun Sisoulith menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan berharga dan efektif dari masyarakat internasional selama ini, yang berkontribusi dalam membantu Laos mengatasi kesulitan dan tantangan.
Segera setelah pidato tersebut, para pemimpin tinggi dan delegasi Laos mengangkat gelas mereka untuk merayakan ulang tahun ke-50 Hari Nasional Republik Demokratik Rakyat Laos, menyampaikan harapan terbaik kepada Partai, Negara, Pemerintah, Majelis Nasional dan seluruh rakyat Laos agar terus meraih banyak prestasi di masa mendatang.

Sumber: https://www.vietnamplus.vn/lao-khang-dinh-cac-nuoc-ban-be-dong-gop-quan-trong-vao-50-nam-phat-trien-post1080140.vnp






Komentar (0)