"The Rose Story" Open Ending Menyebabkan Penyesalan
"Rose Story" garapan Liu Yifei telah resmi berakhir untuk ditonton oleh pemirsa yang membeli akun VIP.
Konten episode terakhir berkisar pada keputusan pemeran utama wanita Hoang Diec Mai (Liu Diec Phi).
Ia mengalami banyak pasang surut dalam kehidupan cintanya. Cinta pertamanya adalah dengan pengusaha sukses Trang Quoc Dong (Peng Quan Anh), kemudian pernikahannya merenggut kebebasannya dengan Phuong Hiep Van (Lam Canh Tan).
Akhirnya, Hoang Diec Mai harus menyaksikan meninggalnya sahabatnya Pho Gia Minh (Hoac Kien Hoa).
Di akhir film, dia menolak pengakuan pilot muda Ha Tay (Lam Nhat) dan memilih menjalani kehidupan tanpa beban bersama putrinya.
Meskipun akhir ceritanya dianggap relatif lengkap, banyak penonton masih merasa menyesal. Mereka berpikir bahwa setelah melalui banyak suka duka, sang tokoh utama wanita pantas mendapatkan pria yang bisa dicintai dan diandalkan seumur hidupnya.
Namun, sebagai hasilnya, dia memilih menghadapi kesendirian dan membesarkan putrinya seorang diri.
Namun, banyak orang menegaskan bahwa ini adalah akhir yang baik untuk film tersebut.
Mengapa pemeran utama wanita memilih kebebasan sebagai akhir yang baik?
Tentu saja, kehidupan pemeran utama wanita, Hoang Diec Mai, telah mengalami banyak pasang surut, termasuk perubahan dalam percintaan. Kisah cintanya tidak sepenuhnya utuh, bukan karena alasan subjektif, melainkan juga alasan objektif yang membuat keduanya sulit mencapai akhir yang bahagia.
Di antara mereka, pernikahannya dengan Phuong Hiep Van meninggalkan terlalu banyak rasa sakit di hatinya. Mungkin itulah sebabnya Hoang Diec Mai takut melangkah lebih jauh, takut masa lalu terulang kembali.
Pada akhirnya, pilihannya untuk mandiri dan membesarkan anak-anaknya menunjukkan pesan film bahwa wanita dapat mengendalikan kehidupan mereka sendiri tanpa bergantung pada pria mana pun.
Hoang Diec Mai berhasil mengatasi prasangka sosial, berani hidup, dan bertanggung jawab atas hidupnya. Buktinya, ia memilih melajang demi membesarkan anak-anaknya. Hal ini dianggap bukan pilihan yang buruk bagi seorang perempuan setelah melewati berbagai pasang surut seperti dirinya.
Mungkin saat ini, Hoang Diec Mai belum siap untuk melanjutkan hidup, ia perlu pulih dari trauma. Namun, setelah beberapa saat, ketika ia menata ulang hidupnya, ia mungkin berpikir berbeda. Memilih akhir yang terbuka agar penonton dapat menentukan sendiri bagaimana film berakhir bukanlah pilihan yang buruk bagi produser.
Menurut media Tiongkok, "Rose Story" adalah film bergenre modern terpopuler pada musim panas 2024. Pencapaian impresif film ini antara lain: Film modern terpopuler pada paruh pertama tahun 2024 (31.000 poin rating), rating Datawin menembus 3,2, mencapai 25 miliar penayangan di platform Douyin...
Dimana, rating rata-rata CVB hingga episode 28 adalah 1,437%, rating tertinggi Khuc Van hingga 2,7% dan cenderung meningkat ketika stasiun TV tersebut menayangkan episode-episode terakhir.
[iklan_2]
Sumber: https://laodong.vn/van-hoa-giai-tri/ly-do-cau-chuyen-hoa-hong-cua-luu-diec-phi-ket-thuc-mo-1357158.ldo
Komentar (0)