Dr. Bharat Kukreti, Direktur dan Kepala Kardiologi di Paras Health Hospitals (India), menyatakan: "Kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk mengganggu proses pengaturan tubuh, yang menyebabkan peningkatan tekanan darah, peningkatan peradangan, dan gangguan metabolisme glukosa. Semua faktor ini berkontribusi pada perkembangan dan progresi penyakit kardiovaskular."
Menggunakan ponsel menjelang waktu tidur dapat mempersulit Anda untuk tertidur.
Bharat Kukreti menyarankan untuk mencari bantuan medis jika insomnia berlangsung lebih dari 10-15 hari.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menderita insomnia memiliki risiko serangan jantung hampir 70% lebih tinggi. Secara khusus, wanita yang tidur lima jam atau kurang memiliki risiko serangan jantung tertinggi, menurut Times Now News .
Menurut para ahli, pada orang yang kurang tidur, tubuh tidak akan berfungsi secara optimal. Selain itu, kualitas tidur sangat penting karena tidur yang dangkal dan terfragmentasi membuat Anda merasa lelah dan kurang berenergi.
Dr. Brajesh Kumar Mishra, seorang ahli jantung di Rumah Sakit Manipal (India), mengatakan: "Kurang tidur meningkatkan detak jantung karena peningkatan aktivitas simpatik. Hal ini juga meningkatkan penanda peradangan."
Mengapa insomnia buruk bagi jantung?
Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur meningkatkan kadar hormon stres kortisol, yang pada gilirannya mempercepat aterosklerosis dan pembentukan plak, sehingga menyebabkan serangan jantung, menurut Times Now News.
Wanita yang tidur lima jam atau kurang memiliki risiko serangan jantung yang lebih tinggi.
Respons stres yang disebabkan oleh kortisol juga dapat mengganggu kadar gula darah, tekanan darah, dan meningkatkan risiko detak jantung tidak teratur, serta banyak komplikasi lainnya.
Menurut penelitian, pria yang menderita insomnia memiliki risiko serangan jantung 103% lebih tinggi, dan untuk wanita, angka ini mencapai 124%.
Tips untuk tidur nyenyak
Untuk mendapatkan tidur yang teratur dan tanpa gangguan, cobalah metode-metode berikut:
Hindari panas, cahaya, dan kebisingan.
Batasi waktu penggunaan layar satu jam sebelum tidur.
Hindari makan dalam porsi besar menjelang waktu tidur.
Hindari mengonsumsi kafein menjelang waktu tidur.
Luangkan waktu dan ruang yang cukup untuk bersantai di malam hari.
Berolahragalah setiap hari.
Ciptakan suasana yang ceria , menurut Times Now News.
Tautan sumber






Komentar (0)