
Para pemuda merekam pengalaman hidup nyata mereka untuk membuat konten yang mempromosikan pariwisata An Giang di platform digital. Foto: THUY TIEN
Meskipun promosi pariwisata sebelumnya terutama dilakukan melalui publikasi, program promosi, atau media tradisional, media sosial kini telah membuka saluran yang efektif dan sangat interaktif. Hanya dengan ponsel pintar, kamera pribadi, atau drone, anak muda dapat mengabadikan momen-momen menarik dari kampung halaman mereka, mulai dari lanskap alam dan kuliner hingga kehidupan sehari-hari masyarakat, dan membagikannya kepada puluhan ribu pengikut.
Yang menarik, konten yang dibuat oleh anak muda sering kali mencerminkan pengalaman kehidupan nyata dan perspektif pribadi. Tanpa terlalu teknis atau dibuat-buat, banyak video berfokus pada perjalanan penemuan, makanan tradisional, atau kisah sehari-hari penduduk setempat. Keaslian dan kesederhanaan ini menciptakan daya tarik yang unik, memungkinkan pemirsa untuk dengan mudah berempati dan memotivasi mereka untuk memilih destinasi yang ingin dikunjungi.
Sebagai salah satu anak muda yang aktif berbagi gambar kampung halamannya, Bui Gia Han, yang tinggal di kelurahan Rach Gia, saat ini memiliki saluran TikTok dengan hampir 30.000 pengikut. Melalui video pendek yang menampilkan pemandangan indah, objek wisata, dan pengalaman kuliner di An Giang, Gia Han telah menarik perhatian banyak pemirsa. Gia Han berbagi: “Ketika saya melihat banyak teman dari provinsi lain tidak mengetahui keindahan unik An Giang, saya memutuskan untuk membuat video pendek untuk memperkenalkannya. Awalnya, saya hanya melakukannya untuk bersenang-senang, tetapi di luar dugaan menerima banyak penayangan dan komentar. Banyak orang bertanya lebih lanjut tentang lokasi, transportasi, akomodasi, dan waktu terbaik untuk berkunjung. Itu membuat saya sangat senang dan memberi saya lebih banyak motivasi untuk melanjutkan.”
Banyak anak muda lainnya juga berkontribusi dalam mempromosikan citra pariwisata lokal dengan cara mereka sendiri. Beberapa mendokumentasikan perjalanan mereka menjelajahi alam, yang lain memperkenalkan makanan khas lokal, dan yang lainnya lagi menceritakan kisah tentang budaya, sejarah, dan kehidupan sehari-hari. Terlepas dari metode ekspresi yang mereka pilih, tujuan bersama mereka adalah untuk mendekatkan citra An Giang kepada para wisatawan.
Tren terkini yang menonjol adalah produksi video pendek dengan durasi mulai dari beberapa puluh detik hingga sekitar 3 menit. Dengan format ini, pembuat konten dapat dengan cepat memperkenalkan destinasi, hidangan, atau aktivitas wisata melalui visual yang menarik dikombinasikan dengan suara yang memikat, sesuai dengan kebiasaan konsumsi informasi yang serba cepat dari pengguna media sosial.
Nguyen Hoai Ai Duy, seorang warga komune Vinh Thuan, mengatakan: “Sebelum setiap perjalanan, saya biasanya menentukan tema konten dan merencanakan pengambilan gambar secara spesifik. Selama perjalanan, saya mencoba untuk menangkap banyak momen dan beragam perspektif. Pada saat yang sama, saya berbagi informasi praktis seperti biaya dan transportasi agar pemirsa dapat dengan mudah merujuknya. Setelah perjalanan, materi dipilih dan diedit menjadi video pendek, menarik, dan informatif.” Menurut Ai Duy, membuat konten perjalanan bukan hanya tentang menangkap gambar yang indah, tetapi juga tentang berbagi pengalaman praktis, membantu pemirsa mendapatkan lebih banyak informasi sebelum memilih destinasi.
Selain menampilkan pemandangan alam, banyak anak muda juga fokus pada eksplorasi nilai-nilai budaya dan sejarah daerah tersebut. Festival tradisional, desa kerajinan, peninggalan sejarah, dan gaya hidup khas masyarakat di wilayah tepi sungai dihidupkan kembali secara nyata melalui perspektif kreatif. Hasilnya, An Giang tidak hanya ditampilkan sebagai destinasi wisata yang menarik, tetapi juga sebagai daerah yang kaya akan identitas budaya.
Bapak Tran Van Tam, Wakil Direktur Vietravel An Giang, berkomentar: "Daya tarik konten yang dibuat oleh anak muda terletak pada sifatnya yang mudah dipahami dan pengalaman nyata. Penonton dapat dengan jelas merasakan suasana, pemandangan, dan aktivitas di destinasi tersebut melalui perspektif orang yang mengalaminya."
THUY TIEN
Sumber: https://baoangiang.com.vn/moi-video-la-mot-loi-moi-den-an-giang-a487749.html







Komentar (0)