Pada tanggal 23 Januari, Kantor Platform Ekspor Makanan Jepang, bagian dari Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang (JETRO) di Kota Ho Chi Minh, menyelenggarakan acara untuk memperkenalkan produk makanan laut terkenal dari wilayah Hokkaido dan Tohoku kepada pemilik restoran dan koki di Vietnam. Kegiatan ini merupakan bagian dari program promosi ekspor Jepang-Vietnam.

Berbagai bahan makanan laut segar, yang diimpor langsung dari Jepang, dipamerkan dalam acara tersebut. Hal ini memberi peserta kesempatan untuk merasakan langsung cara menyiapkan, memasak, dan menikmati hidangan makanan laut yang terkenal ini.

Hokkaido dan Tohoku adalah dua wilayah di Jepang yang terkenal dengan industri perikanan dan budidaya perairannya. Hasil laut mereka beragam, termasuk ikan putih, kerang, ikan kembung, salmon, dan tuna sirip biru, yang semuanya terkenal di seluruh dunia .

Hokkaido adalah salah satu dari empat pulau utama Jepang. Wilayah ini menyumbang sekitar seperempat dari produksi makanan laut Jepang dan terkenal di seluruh dunia karena keanekaragaman dan kualitasnya.

Wilayah Tohoku juga terkenal dengan hasil lautnya. Wilayah Tohoku adalah nama kolektif untuk enam prefektur: Aomori, Akita, Iwate, Miyagi, Yamagata, dan Fukushima. Karena benturan pasang surut antara arus dingin dan hangat, ikan air dingin dan air hangat dari masing-masing arus bertemu, menghasilkan pasokan hasil laut yang melimpah. Lebih dari 100 jenis hasil laut yang berbeda ditangkap di lepas pantai Prefektur Fukushima.

avtttttt.jpg
Para koki menampilkan masakan Jepang menggunakan makanan laut segar.

Ikan putih (ikan flounder Hirame dan ikan mackerel Kurosoi)

Ikan flounder Hirame dan Kurosoi (nigiri sushi) adalah dua jenis ikan berdaging putih dari Prefektur Aomori.

Terletak di bagian paling utara wilayah Tohoku, prefektur ini memiliki sumber daya laut yang melimpah dan dikelilingi oleh tiga laut: Laut Jepang, Selat Tsugaru, dan Samudra Pasifik serta Teluk Mutsu. Arus laut hangat dan dingin bertemu di sekitar Prefektur Aomori, menciptakan sumber makanan yang kaya bagi ikan. Sementara tuna, ikan ekor kuning, ikan kakap merah, cumi-cumi, ikan kembung, dan sarden bermigrasi ke utara mengikuti arus hangat, salmon, ikan kod, dan ikan kembung Atka bermigrasi ke selatan mengikuti arus dingin, menjadikannya daerah penangkapan ikan yang kaya.

Ikan flounder biasanya disiapkan sebagai fillet, yang memiliki cita rasa "umami" yang kaya dan manis, dan siripnya, yang disebut "engawa," memiliki tekstur yang renyah. Kurosoi, di sisi lain, memiliki tekstur yang lezat dan rasa manis yang lembut, menjadikannya ikan berkualitas tinggi di Jepang.