Pada Forum Pariwisata ASEAN – ATF 2024, produk pengalaman kuliner tradisional Vietnam Utara – Desa Kuno Duong Lam, kota Son Tay, Hanoi – adalah salah satu dari dua produk pariwisata Vietnam yang dianugerahi Penghargaan Produk Pariwisata Berkelanjutan ASEAN 2024.
Ini adalah pencapaian yang membanggakan bagi daerah ini dalam mengembangkan beragam produk berkualitas tinggi yang menyandang merek pariwisata Duong Lam, dan dalam upaya kuat untuk menghidupkan kembali pariwisata di kota Son Tay dalam beberapa waktu terakhir.
Kuliner Desa Kuno Duong Lam ( Hanoi ) sangat halus sekaligus sangat tradisional. (Sumber: VNA) |
Duong Lam adalah sebuah desa kuno dengan banyak ciri budaya unik di wilayah Delta Utara.
Bentang alam dan pesona kuno menjadikan tempat ini destinasi yang mengesankan bagi wisatawan domestik maupun internasional yang mengunjungi dan menikmati pinggiran kota Hanoi.
Daya tarik Desa Kuno Duong Lam tidak hanya terletak pada suasana pedesaan khas Vietnam Utara, kekayaan sistem peninggalan sejarah dan rumah-rumah kuno, tetapi juga pada budaya kulinernya yang unik.
Desa kuno Đường Lâm telah dikenal dengan banyak produk OCOP (Satu Komune Satu Produk) seperti: ayam yang diberi makan tebu, permen wijen, permen kacang, kue berduri, dan kecap. Selain itu, ada banyak hidangan menarik untuk menarik wisatawan, seperti: ikan rebus dengan kecap, babi panggang, daging bakar, lumpia tradisional, pesta biji teratai musim panas, kue singkong, kue ketan, lobak kering, dan lain-lain.
Secara khusus, perayaan Duong Lam menampilkan banyak hidangan unik yang tidak ditemukan di banyak tempat lain. Ini bukan hanya tentang selera masyarakat setempat, tetapi juga puncak dari budaya turun-temurun di desa kuno tersebut, yang diadaptasi ke kehidupan modern, menciptakan budaya kuliner yang sederhana, sangat tradisional, namun juga sangat halus...







Komentar (0)