Di stadion Urbano Caldeira, Neymar bermain sangat baik setelah muncul laporan bahwa pelatih Carlo Ancelotti tidak akan memanggilnya untuk mengikuti kamp pelatihan tim nasional Brasil pada bulan Maret. Hal ini dipandang sebagai respons tegas terhadap mereka yang meragukan kemampuan mantan bintang Barcelona tersebut.
Sejak menit-menit pertama, Neymar dengan cepat menjadi pusat perhatian. Ia terus-menerus mengacaukan pertahanan Vasco dengan dribblingnya yang berani dan situasi bola mati yang berbahaya.
Pada menit ke-25, dari umpan silang yang ditempatkan dengan sempurna oleh Moises, Neymar mengontrol bola dengan satu sentuhan di kotak penalti sebelum melepaskan tembakan rendah dan keras ke sudut kanan, membuka skor untuk Santos.
Sebelum babak pertama berakhir, Vasco berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat tendangan menentukan dari Cauan Barros setelah menerima umpan dari Carlos Andres Gomez.
Di babak kedua, pertandingan menjadi seimbang. Vasco menaikkan formasi mereka, lebih mengontrol bola, dan menciptakan tekanan konstan. Namun, saat tim tamu masih kesulitan mencari gol kedua, Neymar mencetak gol di saat yang tepat.
Pada menit ke-61, Neymar berlari ke dalam kotak penalti sebelum dengan terampil melambungkan bola melewati kiper Leo Jardim, mengamankan kemenangan 2-1 dengan penyelesaian yang berkelas. Itu adalah momen yang sempurna untuk menunjukkan insting membunuh dan bakat khas mantan bintang Barcelona tersebut.
Menit-menit terakhir pertandingan, Vasco terus menekan, tetapi Santos tetap bertahan. Dua gol Neymar mengamankan tiga poin penting, sebuah penegasan kuat atas nilai mereka di tengah keraguan yang mengelilingi mereka.
Sumber: https://znews.vn/neymar-lap-cu-dup-post1630590.html








Komentar (0)