
Petugas penyelamat mengevakuasi warga dari gedung apartemen yang rusak akibat serangan Rusia di Kyiv, Ukraina, pada 24 Mei 2026. (Foto: AP)
Rusia memperingatkan akan melanjutkan serangan terhadap ibu kota Ukraina, Kyiv, termasuk fasilitas industri pertahanan dan "pusat pengambilan keputusan" Ukraina, serta mendesak warga negara asing dan diplomat untuk meninggalkan kota tersebut sesegera mungkin.
Dalam sebuah pernyataan pada 25 Mei, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa angkatan bersenjatanya mulai melakukan serangan sistematis terhadap fasilitas industri militer Ukraina di ibu kota Kyiv. Kementerian tersebut mengatakan serangan itu akan menargetkan "pusat pengambilan keputusan" dan pusat komando, dan memperingatkan personel dari misi diplomatik dan organisasi internasional untuk meninggalkan kota tersebut.
Peringatan ini muncul setelah Rusia melancarkan serangan drone dan rudal ke Ukraina selama akhir pekan, menewaskan sedikitnya empat orang, melukai puluhan lainnya, dan menyebabkan kerusakan di beberapa wilayah Kyiv.

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di sebuah gedung perumahan setelah serangan Rusia di Kyiv, Ukraina, pada 24 Mei 2026. (Foto: AP)
Menurut Moskow, di antara senjata yang digunakan adalah rudal hipersonik Oreshnik, jenis rudal yang dapat terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara dan mampu membawa hulu ledak nuklir.
Serangan itu terjadi beberapa hari setelah Rusia menuduh Ukraina menyerang asrama sekolah kejuruan di wilayah Lugansk yang dikuasai Rusia, menewaskan 21 orang. Presiden Rusia Vladimir Putin kemudian memerintahkan militer untuk membalas insiden tersebut.
Awal bulan ini, Rusia juga mendesak warga negara asing dan diplomat untuk mengevakuasi Kyiv, setelah memperingatkan akan melancarkan serangan skala besar di pusat ibu kota Ukraina jika Kyiv mengganggu parade militer di Lapangan Merah.
Rusia melancarkan operasi militer skala penuh di Ukraina pada Februari 2022. Sejak saat itu, konflik tersebut telah menjadi salah satu pertempuran paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.
Sumber: https://vtv.vn/nga-canh-bao-tiep-tuc-tan-cong-kiev-100260526001558956.htm








Komentar (0)