Rusia mengkritik pernyataan presiden AS bahwa Washington harus menjadi kekuatan pendorong dalam "tatanan dunia baru" dan mengatakan visi "berpusat pada Amerika" seperti itu sudah ketinggalan zaman.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Foto: Reuters
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan pada hari Senin (23 Oktober) bahwa meskipun negaranya sepakat tentang perlunya "tatanan dunia baru", ia tidak yakin Amerika Serikat harus memimpin.
“Sistem baru apa pun tidak boleh memusatkan semua mekanisme tata kelola dunia di tangan satu negara,” katanya.
Tn. Peskov menanggapi pidato Presiden AS Joe Biden pada tanggal 20 Oktober, di mana ia menyebutkan keterlibatan AS dalam krisis luar negeri dari Ukraina hingga Israel.
Dalam pidatonya, Tn. Biden mengatakan bahwa “tatanan dunia” selama setengah abad terakhir akan “berakhir” dan bahwa Amerika Serikat perlu “menyatukan dunia” dalam tatanan baru untuk menciptakan perdamaian .
"Saya pikir kita memiliki peluang nyata untuk menyatukan dunia dengan cara yang sudah lama tidak dilakukan dan meningkatkan prospek perdamaian," kata Biden.
"Dalam hal ini, kami tidak sependapat karena AS... apa pun tatanan dunia yang mereka bicarakan, yang mereka maksud adalah tatanan dunia yang berpusat pada AS, yaitu dunia yang berpusat di sekitar AS. Hal itu tidak akan terjadi lagi," jawab Pak Peskov.
Quoc Thien (menurut Reuters)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)