Kebangkitan Ekonomi Digital di Vietnam

Vietnam menunjukkan kemajuan signifikan dalam perjalanannya menuju ekonomi digital. Dukungan aktif dari Pemerintah , pertumbuhan pesat ekosistem pendukung yang terdiri dari 70.000 perusahaan teknologi, 18.000 perusahaan perangkat lunak, dan perubahan pesat dalam kesadaran masyarakat merupakan faktor-faktor positif bagi Vietnam untuk menjadi negara terdepan dalam pengembangan ekonomi digital di Asia Tenggara.

Seiring dengan ekonomi digital, pembayaran nontunai juga menunjukkan laju pertumbuhan yang stabil, terutama setelah dikeluarkannya Keputusan Pemerintah No. 1813/QD-TTg sejak Oktober 2021. Inisiatif pemerintah, yang dipadukan dengan kerja sama dari industri perbankan dan mitra-mitra utama, telah berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi penerapan metode pembayaran digital secara luas. Semakin banyak orang yang mengadopsi pembayaran digital, mengurangi ketergantungan mereka pada uang tunai, sekaligus meningkatkan inklusi keuangan di seluruh wilayah.

gambar001.jpg
Pembayaran digital semakin banyak digunakan di Vietnam. Foto: Mastercard

Namun, pembayaran digital di Vietnam masih memiliki potensi besar yang belum dimanfaatkan. Hal ini memotivasi Mastercard—sebagai mitra pembayaran global—untuk terus berinovasi dalam memajukan masa depan digital di Vietnam. Melalui kerja sama yang erat dengan bank-bank lokal, perusahaan Fintech, dan para pemangku kepentingan, Mastercard telah berhasil memperkenalkan teknologi canggih yang sesuai dengan kebutuhan unik pasar Vietnam.

Selain keunggulan teknologinya, keamanan merupakan area penting lain yang menjadi fokus Mastercard. Solusi keamanan canggih seperti tokenisasi dan autentikasi multifaktor dari Mastercard memastikan transaksi diproses dengan lancar dan aman, meminimalkan penipuan, serta melindungi data sensitif pengguna.

Memimpin inovasi untuk memelopori masa depan digital

Tak hanya menyediakan solusi pembayaran dan teknologi keamanan baru, Mastercard juga terus menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk mendampingi Vietnam dalam memajukan ekonomi digital secara aman dan terjamin melalui kemitraan strategis dengan lembaga keuangan dan badan regulasi. Salah satu kemitraan strategis yang menonjol, yang menegaskan komitmen jangka panjang ini, adalah partisipasi Mastercard selama 3 tahun berturut-turut dalam Smart Banking Conference - rangkaian acara tahunan yang memberikan wawasan mendalam tentang teknologi terkini, berkontribusi dalam menemukan strategi terobosan untuk membangun masa depan digital yang aman dan berkelanjutan bagi industri perbankan.

Oleh karena itu, Mastercard yakin bahwa perbankan terbuka dan kecerdasan buatan (AI) sedang membentuk kembali industri keuangan dan menjadi tren utama di masa depan. Dengan menyediakan kesempatan pengembangan yang setara dalam ekonomi digital, model ini tidak hanya merevolusi cara konsumen mengelola keuangan, mendukung bisnis dalam mengoptimalkan biaya, tetapi juga meningkatkan pengalaman pelanggan dengan layanan keuangan modern.

Lebih dari sekadar tren, perbankan terbuka juga merupakan langkah maju yang penting bagi industri jasa keuangan yang sedang bertransformasi pesat di Vietnam. Berbicara di sesi pleno Smart Banking 2024, perwakilan Mastercard juga mengemukakan tiga faktor fundamental untuk bergerak menuju perbankan terbuka dan keuangan serta ekonomi terbuka yang lebih luas.

gambar002.jpg
Perwakilan Mastercard berbagi tiga elemen fundamental untuk bergerak menuju Open Banking. Foto: Mastercard

Pertama, setiap platform perbankan terbuka harus memiliki ketentuan, peraturan, dan standar data yang terperinci, yang membantu para peserta mengembangkan strategi implementasi yang tepat. Selanjutnya, sifat perbankan terbuka adalah memberdayakan pengguna, dan pengguna perlu memahami bagaimana mereka diberdayakan. Terakhir, strategi para peserta. Bank dapat memilih untuk berpartisipasi secara pasif dengan mematuhi peraturan perbankan terbuka, atau berpartisipasi aktif dalam membangun dan melihatnya sebagai strategi untuk menciptakan nilai tambah baru bagi bisnis.

Tidak hanya perbankan terbuka, AI juga banyak diterapkan oleh bank dan lembaga keuangan di Vietnam dan di seluruh dunia. Secara global , Mastercard telah memanfaatkan kekuatan AI selama lebih dari satu dekade untuk melindungi nasabah dari aktivitas penipuan, tanpa memengaruhi pengalaman pengguna. Mastercard telah menerapkan teknologi AI untuk melindungi lebih dari 143 miliar transaksi setiap tahun, mendeteksi aktivitas penipuan keuangan, dan mencegah penjahat siber mencuri miliaran dolar. September lalu, Mastercard juga menginvestasikan 2,6 miliar dolar AS untuk memperluas layanan keamanan sibernya melalui akuisisi Recorded Future, sebuah perusahaan global di bidang Threat Intelligence.

gambar003.jpg
Perwakilan Mastercard berbagi tentang AI di lokakarya "Meningkatkan keamanan dan keselamatan di era transformasi perbankan digital". Foto: Mastercard

Selain keamanan siber, kemajuan teknologi berbasis AI Mastercard juga menyediakan solusi untuk masalah pembayaran baru. Solusi ini memberdayakan konsumen melalui perangkat digital canggih yang mendukung perjalanan pelanggan berbasis AI, termasuk personalisasi, identitas digital, pengalaman ritel generasi mendatang, dan jaringan pembayaran multi-moda yang cerdas dan belajar mandiri.

Mastercard berkomitmen untuk menyediakan solusi yang membantu mendorong perkembangan ekosistem perbankan terbuka di pasar Vietnam. Dengan keahlian perusahaan teknologi pembayaran terkemuka dunia dan kemitraan yang kuat di lebih dari 210 negara dan wilayah, Mastercard mampu menghubungkan perbankan terbuka dengan jaringan kartu dan rekening bank global, sekaligus memastikan pembayaran yang sederhana, cerdas, aman, dan lancar bagi pengguna di Vietnam.

Doan Phong