(Dan Tri) - Ketua Asosiasi Kayu dan Hasil Hutan Provinsi Binh Dinh mengatakan bahwa target pada periode 2021-2030, industri kayu provinsi tersebut dapat mencapai omzet ekspor sebesar 2 miliar USD.
Asosiasi Kayu dan Hasil Hutan Binh Dinh dan Komite Rakyat Provinsi baru-baru ini mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan informasi mengenai Pameran Mode Luar Ruang Internasional Q.FAIR 2025. Acara ini akan berlangsung dari 6 hingga 9 Maret di Alun-alun Nguyen Tat Thanh, Kota Quy Nhon, Provinsi Binh Dinh.
Bapak Le Minh Thien, Ketua Asosiasi Kayu dan Produk Hutan Binh Dinh dan Ketua Panitia Penyelenggara Pameran, mengatakan bahwa acara tahun ini akan diikuti oleh lebih dari 100 bisnis dari seluruh dunia dengan skala 1.200 stan.
Pameran ini akan menjadi tempat untuk memamerkan furnitur kayu interior dan eksterior yang unik serta produk dekorasi interior, terutama produk luar ruangan yang terbuat dari kayu, batu, logam, dan anyaman plastik. Selain itu, pameran ini juga akan memperkenalkan pencapaian teknologi baru dan peralatan pengolahan kayu canggih.
Acara ini diperkirakan akan menarik lebih dari 15.000 pengunjung internasional dari 40 negara dan wilayah, sehingga menciptakan peluang bagi hubungan antara bisnis dalam negeri dan mitra global.
Bapak Le Minh Thien juga berbagi tentang tantangan pengangkutan kayu dari Vietnam ke AS dan Eropa akibat dampak kenaikan biaya pengiriman melalui Laut Merah. Namun, beliau menekankan simpati dan rasa berbagi dari para pelaku bisnis dan pelanggan.
Pada tahun 2024, industri kayu Binh Dinh akan mencapai omzet ekspor hampir 1,1 miliar dolar AS, meningkat 15% dibandingkan tahun 2023, dan menyumbang 62% dari total omzet ekspor provinsi. Dengan 370 perusahaan pengolahan kayu, industri ini telah menarik investasi lebih dari 30.000 miliar VND dan menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 30.000 pekerja.
Industri kayu Binh Dinh bertujuan untuk meningkatkan omzet ekspor sebesar 7% hingga 10% pada tahun 2025, mencapai sekitar 1,2 miliar USD.
Bapak Thien menyampaikan harapannya bahwa pameran tersebut akan memberikan kontribusi dalam mempromosikan merek kayu Vietnam dan bergerak menuju tujuan pembangunan berkelanjutan, mencapai omzet ekspor industri kayu Binh Dinh sebesar 2 miliar USD dan omzet industri kayu Vietnam sebesar 20 miliar USD pada tahun 2030.
Nguyen Dinh Kha, Wakil Direktur Departemen Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Binh Dinh, berbicara pada konferensi pers (Foto: Doan Cong).
Bapak Nguyen Dinh Kha, Wakil Direktur Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Binh Dinh, mengatakan bahwa industri kayu merupakan salah satu industri unggulan provinsi ini, dengan pangsa ekspor yang besar. Provinsi Binh Dinh berfokus pada penanaman hutan kayu besar untuk memenuhi permintaan bahan baku produksi.
Sesuai peraturan Panitia Pelaksana, pengunjung dilarang mengambil gambar atau mengambil foto stan pameran tanpa izin.
Sementara itu, penyelenggara mewajibkan anak-anak di bawah usia 12 tahun untuk didampingi oleh orang dewasa, berpakaian pantas, tidak membawa hewan peliharaan, dan tidak mengizinkan pengunjung mabuk memasuki pameran. Pengambilan gambar dan foto di stan pameran harus mendapatkan izin dari pihak penyelenggara pameran.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/kinh-doanh/nganh-go-binh-dinh-dat-muc-tieu-xuat-khau-dat-2-ty-usd-20250214201359691.htm
Komentar (0)