TONTON KLIP:
Badan Investigasi Kepolisian Distrik 8 dan Kepolisian Kota Ho Chi Minh saat ini tengah fokus mengambil keterangan dari tersangka Nguyen Van Nhu (28 tahun, asal Ha Nam ) guna mengklarifikasi rincian terkait pembunuhan dan pembakaran yang menewaskan 3 orang pada sore hari tanggal 21 November.
Ketiga korban yang meninggal dunia antara lain: Ibu LTMD (32 tahun), NLHP (3 tahun, anak Ibu D.) dan TMTK (2 tahun, anak tetangga yang diasuh oleh Ibu D.).
Awalnya, Nhu mengaku bahwa dia menyerang Ibu D dan kedua anak tersebut karena konflik cinta.
Sekitar pukul 16.30 tanggal 21 November, Nhu mengendarai sepeda motor sambil membawa sekaleng bensin ke rumah Ibu D di gang 260 Jalan Luu Huu Phuoc, Distrik 15, Distrik 8.
Di sini, Nhu menggunakan pisau untuk membunuh Ibu D., lalu menuangkan bensin ke lantai, mengunci pintu, membakar, dan mengunci Ibu D. dan kedua anak di dalam.
Mendengar teriakan itu, para tetangga berlarian. Nhu lari dengan berjalan kaki, meninggalkan sebuah sepeda motor. Setelah berlari sebentar, Nhu melepas mantelnya yang berlumuran darah, membuangnya, dan naik ojek untuk melarikan diri.
Para tetangga mencoba menyelamatkannya tetapi tidak berhasil karena pintu terkunci. Ketika pemadam kebakaran profesional tiba, mereka segera mengendalikan api dan menemukan bahwa di dalam rumah, Ibu D. dan kedua anaknya telah meninggal dunia.
Saat Nhu melarikan diri dari tempat kejadian perkara di dekat Jembatan Nguyen Tri Phuong, Distrik 8, ia dikejar, ditahan, dan ditangkap oleh Komando Militer Distrik 15, Distrik 8. Di kantor polisi, Nhu mengakui perbuatannya.
Diketahui bahwa korban D. telah bercerai dengan suaminya dan saat ini tinggal bersama anak kecilnya di rumah tersebut.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)