Serikat Perikanan Binh Chau, Komune Dong Son, saat ini beranggotakan 750 orang, yang merupakan kapten dan pemilik kapal. Belakangan ini, Serikat Perikanan telah berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah dan aparat fungsional untuk menggalakkan propaganda dan mobilisasi agar para nelayan benar-benar mematuhi peraturan negara tentang eksploitasi laut, terutama peraturan tentang pemberantasan penangkapan ikan ilegal (IUU fishing).
Berkat dukungan dan propaganda yang gigih dari Serikat, kesadaran nelayan telah berubah secara signifikan. Masyarakat memahami dengan jelas dampak buruk penangkapan ikan IUU dan mematuhi peraturan secara ketat saat berlayar di lepas pantai. Hingga saat ini, di Serikat Perikanan Binh Chau, tidak ada lagi kapal penangkap ikan yang melanggar perairan asing, membuktikan efektivitas praktis dari propaganda dan mobilisasi.
Melalui kegiatan serikat ini, kesadaran masyarakat akan kepatuhan hukum meningkat. Serikat ini juga menjadi jembatan penting antara instansi pemerintah dan nelayan, dengan segera menyampaikan informasi dan peraturan baru, membantu masyarakat merasa aman dalam kegiatan penangkapan ikan, serta memanfaatkan laut secara legal dan berkelanjutan.
Kapal-kapal terus berlayar, membawa serta hasrat akan kemakmuran dan keyakinan pada laut. Dalam setiap pelayaran, serikat nelayan menjadi penopang yang kokoh, memberi para nelayan lebih banyak kekuatan untuk mencari nafkah di laut sekaligus bergandengan tangan menjaga kedaulatan suci Tanah Air. Demikian pula cara Quang Ngai menunjukkan tekadnya untuk mengembangkan perikanan berkelanjutan, terkait upaya penghapusan "Kartu Kuning" Komisi Eropa dan penegasan posisinya di wilayah penangkapan ikan tradisional.
Sumber: https://quangngaitv.vn/nghiep-doan-nghe-ca-tao-su-chuyen-bien-trong-chong-khai-thac-iuu-6506735.html
Komentar (0)