Di Sekolah Dasar Asrama Etnis Phong Hai No. 2, para siswa sudah terbiasa melihat Kepala Sekolah Bui Manh Giang mengoperasikan drone dan kamera untuk merekam kegiatan ekstrakurikuler di halaman sekolah. Dari gambar yang direkam, ia langsung membuat video dan klip untuk keperluan komunikasi dan mempostingnya di halaman penggemar sekolah.
Hingga saat ini, ratusan video yang dibuat oleh guru tersebut telah menarik ribuan penonton, berkontribusi dalam menyebarkan citra dan kegiatan sekolah dataran tinggi di platform digital.


Semangat kepala sekolah terhadap teknologi telah menginspirasi dan memotivasi staf pengajar untuk secara proaktif beradaptasi dengan lingkungan pendidikan digital. Hasilnya, transformasi digital di Sekolah Dasar Asrama Etnis Phong Hai No. 2 telah diterapkan secara bertahap dan komprehensif baik dalam manajemen maupun pengajaran.
Dari segi manajemen, sekolah telah menerapkan berbagai program perangkat lunak untuk mengelola personel, aktivitas profesional, dan keuangan, seperti VNEDU, MISA , tanda tangan digital elektronik, dan sistem basis data industri. Digitalisasi catatan, rencana pembelajaran, buku nilai elektronik, dan prosedur keuangan membantu mengurangi pekerjaan administrasi, menghemat waktu, dan meningkatkan efisiensi kerja.

Untuk memberdayakan guru dengan teknologi, Sekolah Dasar Asrama Etnis Phong Hai No. 2 secara rutin menyelenggarakan sesi pelatihan khusus. Dalam sesi-sesi ini, Bapak Bui Manh Giang secara langsung membimbing para guru dalam menggunakan perangkat lunak manajemen, merancang rencana pembelajaran digital, menerapkan AI untuk membuat gambar dan video, serta mengembangkan aktivitas pemanasan yang menarik untuk pelajaran.
Setelah pelatihan di tingkat sekolah, guru-guru muda yang melek teknologi terus mendukung dan membimbing rekan-rekan mereka dalam kelompok mata pelajaran masing-masing.
Agar guru dapat menerapkan teknologi secara efektif, sangat penting untuk terlebih dahulu menumbuhkan inisiatif dan antusiasme mereka dalam mengadopsi teknologi baru. Oleh karena itu, selain pelatihan, kami selalu mendorong guru untuk belajar dari dan saling mendukung dalam proses transformasi digital. Saya sangat senang bahwa banyak guru di sekolah ini secara proaktif belajar dan berani menerapkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pengajaran mereka.
__ Guru Bui Manh Giang - Kepala Sekolah Dasar Asrama Etnis Phong Hai No. 2



Dengan bimbingan dan dukungan langsung dari Kepala Sekolah Bui Manh Giang, banyak guru di sekolah tersebut secara proaktif menerapkan teknologi dalam pengajaran, sehingga menciptakan pelajaran yang lebih hidup dan menarik.
Guru Vu Thi Thu Thao mengatakan bahwa saat ini, dalam pelajarannya, ia secara rutin menggunakan papan tulis interaktif, perangkat lunak desain video, rencana pelajaran digital, dan menerapkan teknologi informasi dalam pengujian dan evaluasi siswa.
“Berkat bimbingan langsung dari Bapak Giang, saya telah belajar menggunakan banyak program perangkat lunak untuk merancang rencana pembelajaran, dan saya bahkan dapat membuat video ilustrasi yang menarik dari satu gambar dalam buku teks untuk pelajaran tersebut. Yang terpenting, beliau selalu menginspirasi kami, membantu kami merasa tidak terlalu tertekan dan lebih antusias ketika mempelajari teknologi baru,” ujar Ibu Thao.

Penerapan teknologi digital juga diimplementasikan secara fleksibel dalam berbagai mata pelajaran, termasuk pendidikan jasmani.
Guru Cao Vuong Cuong, seorang guru pendidikan jasmani, mengatakan bahwa selama pelajaran, ia sering menggunakan musik untuk latihan pemanasan dan juga memanfaatkan layar proyeksi di aula serbaguna untuk membimbing siswa melalui gerakan-gerakan sulit dan menganalisis tekniknya.
Rekaman gerak lambat dari iPad dan televisi membantu siswa untuk dengan mudah mengamati, memvisualisasikan, dan menyesuaikan gerakan mereka selama pelatihan.
"Untuk Pendidikan Jasmani, teknologi sangat membantu dalam menganalisis teknik gerakan. Ketika rekaman gerakan lambat diputar ulang, siswa dapat mengamati dan memvisualisasikan dengan lebih mudah, sehingga dapat menyerap pelajaran dengan lebih baik," ujar Bapak Cuong.
Berkat semangat inovatif dan kecintaan pada teknologi dari guru Bui Manh Giang, transformasi digital di Sekolah Dasar Asrama Etnis Phong Hai No. 2 secara bertahap menjadi lebih substansial dan menciptakan perubahan nyata dalam pengajaran dan pembelajaran.
Sampai saat ini, seluruh 45/45 staf dan guru sekolah telah mahir menggunakan perangkat lunak teknologi untuk manajemen dan pengajaran, secara bertahap menciptakan lingkungan belajar modern bagi siswa di wilayah pegunungan.
Sumber: https://baolaocai.vn/nguoi-truyen-lua-chuyen-doi-so-post899470.html






Komentar (0)