Investor tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga menjadi mitra jangka panjang bagi startup. Namun, untuk mendapatkan dukungan antusias dari investor, startup perlu memiliki strategi komunikasi yang jelas, transparan, dan tulus.
Prinsip untuk membantu perusahaan rintisan membangun dan mempertahankan dukungan dari investor
Investor tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga menjadi mitra jangka panjang bagi startup. Namun, untuk mendapatkan dukungan antusias dari investor, startup perlu memiliki strategi komunikasi yang jelas, transparan, dan tulus.
Berikut adalah beberapa prinsip untuk membantu perusahaan rintisan membangun dan mempertahankan dukungan dari investor, alih-alih hanya menerima modal satu kali dan kemudian kehilangan kontak sepenuhnya.
Pertama, bangun hubungan kepercayaan dan transparansi.
Hubungan antara investor dan startup bukan sekadar transaksi finansial, melainkan hubungan strategis yang mengutamakan kepercayaan. Untuk menjaga kepercayaan tersebut, startup perlu membangun hubungan yang dilandasi transparansi dan kejujuran. Setiap bulan, startup harus secara proaktif memberikan informasi mengenai kondisi keuangan, kesulitan dalam proses pengembangan, serta peluang dan tantangan yang akan dihadapi.
Komunikasi tepat waktu mengenai metrik keuangan, kemajuan proyek, dan tujuan jangka pendek akan membantu investor merasa aman dan yakin terhadap kepemimpinan tim pendiri, memotivasi investor untuk berkomitmen jangka panjang, dan siap memberikan dukungan tambahan di masa mendatang.
Kedua, berbagi rencana pembangunan jangka panjang.
Salah satu faktor yang diharapkan investor adalah keberlanjutan perkembangan perusahaan rintisan. Jika mereka hanya melihat keuntungan jangka pendek, mereka mungkin tidak melihat nilai sebenarnya dari kesepakatan investasi. Oleh karena itu, perusahaan rintisan perlu berbagi strategi pengembangan jangka panjang yang layak agar investor dapat melihat potensi pertumbuhan bisnis di masa depan.
Startup dapat menyediakan laporan analisis pasar, rencana ekspansi produk, atau strategi penjangkauan pelanggan baru. Hal ini tidak hanya membangun kepercayaan, tetapi juga mendorong investor untuk terus mendampingi startup di putaran pendanaan berikutnya.
Ketiga, manfaatkan jaringan dan hubungan investor Anda.
Investor tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga memiliki jaringan koneksi yang luas di industri ini, mulai dari mitra bisnis, pemasok, calon pelanggan, hingga para ahli. Startup dapat meminta investor untuk memperkenalkan dan terhubung dengan mitra-mitra ini guna mempercepat proses pengembangan. Dengan demikian, startup akan meningkatkan peluang kerja sama sekaligus menunjukkan inisiatif dan kemampuan mereka untuk memaksimalkan sumber daya yang disediakan oleh investor.
Terakhir, tetap berkomitmen pada hasil dan kemajuan.
Salah satu faktor terpenting untuk mempertahankan dukungan investor adalah komitmen terhadap hasil. Investor selalu ingin melihat hasil nyata dari investasi mereka. Oleh karena itu, startup perlu memperjelas target pendapatan, laba, jumlah pelanggan, dll., dan berkomitmen untuk menyelesaikannya tepat waktu. Jika terjadi kegagalan, startup perlu secara proaktif menjelaskan alasan dan mengusulkan solusi. Hanya dengan mempertahankan sikap yang jelas dan transparan serta selalu mencari cara untuk menciptakan nilai bagi kedua belah pihak, startup dapat membangun hubungan kerja sama yang tulus dan kuat dengan investor, menciptakan landasan untuk mengatasi tantangan dan berkembang pesat di masa depan.
[iklan_2]
Sumber: https://baodautu.vn/nguyen-tac-giup-start-up-xay-dung-va-duy-tri-su-ho-tro-tu-cac-nha-dau-tu-d250699.html
Komentar (0)