
Setelah mencoba berbagai model peternakan tetapi menghadapi kesulitan karena wabah penyakit, pada tahun 2022, Bapak Le Danh Tien, dari Dusun 15, dengan berani mengalihkan investasinya ke peternakan rusa. Awalnya, ia menginvestasikan hampir 80 juta VND untuk membeli 4 ekor rusa indukan dan membangun kandang seluas lebih dari 200 m². Ia juga secara proaktif menanam puluhan pohon pisang untuk menyediakan makanan bagi rusa-rusa tersebut. Hingga saat ini, setelah 3 tahun, kawanan rusa telah bertambah menjadi 10 ekor, di mana 4 ekor di antaranya menghasilkan tanduk, menghasilkan pendapatan lebih dari 40 juta VND per tahun.

Pak Tien berbagi: "Peternakan rusa memiliki banyak keuntungan seperti tingkat penyakit yang rendah, ketersediaan makanan yang melimpah, dan tanduk yang mudah dijual. Setelah meneliti model peternakan rusa di Huong Son, saya dengan berani berinvestasi. Untuk sukses dalam bisnis, Anda harus berani, berani berpikir di luar kotak, dan tekun mempelajari teknik-teknik baru. Selama musim panen tanduk, Anda harus melengkapi nutrisi mereka untuk memastikan tanduk yang indah dan berkualitas tinggi; kandang juga harus dibersihkan secara teratur untuk meminimalkan penyakit. Di masa depan, keluarga saya berencana untuk meningkatkan jumlah kawanan menjadi sekitar 30 ekor rusa."


Tidak jauh dari sana, Bapak Le Van Cong juga merupakan salah satu orang yang dengan berani memilih arah baru dalam pembangunan ekonomi: beternak tikus bambu untuk tujuan komersial. Setelah bekerja di banyak tempat dengan penghasilan yang tidak stabil, ia memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya untuk memulai bisnisnya sendiri.

Pada akhir tahun 2024, Bapak Cong memulai dengan 10 pasang tikus bambu, dan sekarang, setelah lebih dari setahun, kawanan tersebut telah bertambah menjadi 60 ekor. Beternak tikus bambu cukup sederhana; makanan utamanya terdiri dari daun, bambu, tebu, dan lain-lain; sementara itu, harga jualnya cukup tinggi. Oleh karena itu, model peternakan tikus bambu ini mendatangkan pendapatan yang cukup besar bagi keluarga Bapak Cong.
Ibu Cong, Ibu Nguyen Thi Luc, mengatakan: "Karena sangat menyukai peternakan, putra saya pergi ke peternakan di Nghi Xuan untuk mempelajari pengalaman dan teknik beternak tikus bambu. Awalnya, keluarga kami khawatir karena ini adalah model baru di daerah tersebut, tetapi selama hampir setahun ini, terbukti bahwa arahnya tepat. Tikus bambu mudah dipelihara, permintaan pasarnya bagus, banyak orang datang ke rumah kami untuk membelinya, terutama jenis tikus bambu pipi merah muda yang harganya lebih tinggi."

Selain beternak rusa dan tikus bambu, komune Thach Ha juga telah mengembangkan banyak model ekonomi baru seperti budidaya siput, musang, kepiting kalengan, pertanian terpadu, serta produksi dan perdagangan produk OCOP. Masyarakat setempat juga telah secara efektif memanfaatkan potensi permukaan air seluas 181,8 hektar untuk budidaya perairan asin, payau, dan tawar. Hal ini telah menyebabkan munculnya banyak model berteknologi tinggi seperti budidaya udang, ikan, dan kepiting, yang memberikan hasil yang signifikan.
Selain itu, dengan memanfaatkan lokasinya yang strategis sebagai pintu gerbang utara menuju pusat provinsi dengan sistem transportasi yang nyaman, terutama Jalan Raya Nasional 1 yang melintasinya, model komersial dan jasa di komune ini juga berkembang pesat. Banyak toko, restoran, dan minimarket baru telah dibuka, menciptakan peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan bisnis mereka dan menjual produk mereka.

Bapak Le Van Thuan, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Thach Ha, mengatakan: “Dalam melaksanakan program target nasional tentang pengurangan kemiskinan berkelanjutan dan pembangunan pedesaan baru, komune secara proaktif meninjau model ekonomi yang efektif untuk diperkenalkan dan membimbing masyarakat dalam penerapannya; meninjau rumah tangga miskin dan hampir miskin untuk mendukung pengembangan mata pencaharian. Pada saat yang sama, kami berupaya untuk mempromosikan diversifikasi model ekonomi, memanfaatkan wilayah setempat dan wilayah sekitarnya untuk mengembangkan perdagangan dan jasa. Saat ini, ada banyak model baru di daerah ini seperti rusa, tikus bambu, siput, musang… yang terbukti efektif dan diharapkan dapat direplikasi.”
Menurut Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Thach Ha, dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan terus meningkatkan kebijakan untuk mendukung model ekonomi bagi masyarakat; menyelenggarakan kunjungan ke model bisnis yang efektif untuk menyebarkan semangat inovasi, membantu masyarakat mengembangkan ekonomi dengan percaya diri di tanah air mereka.
Sumber: https://baohatinh.vn/nhieu-mo-hinh-kinh-te-khoi-nghiep-moi-o-thach-ha-post300792.html










Komentar (0)