Pada bulan-bulan pertama tahun 2024, dalam kondisi cuaca panas, risiko kekeringan telah diperingatkan, sehingga daerah-daerah di provinsi yang berfokus pada produksi tanaman musim dingin-semi harus mengatasi kekurangan air untuk produksi. Di Kabupaten Tanh Linh, hampir 500 hektar lahan padi saat ini terdampak kekurangan air, sehingga pemerintah daerah, petani, dan unit terkait berkoordinasi untuk mengatasi masalah tersebut.
Pada musim panen musim dingin-semi 2023-2024, seluruh provinsi telah menanam lebih dari 50.000 hektar tanaman jangka pendek, dengan luas lahan padi hampir 40.000 hektar. Hingga saat ini, sekitar 4.000 hektar lahan telah mulai dipanen. Di Kabupaten Tanh Linh saja, Dinas Pertanian dan Pembangunan Pedesaan kabupaten tersebut menyatakan bahwa seluruh kabupaten menghasilkan lebih dari 9.000 hektar padi, dengan sekitar 2.000 hektar padi awal musim dingin-semi di komune dan kota seperti Duc Phu, Mang To, Bac Ruong, Duc Thuan, Lac Tanh, Huy Khiem, dan Gia An berada dalam tahap pematangan dan panen, sementara sisanya sebagian besar berada dalam tahap awal panen.
Bapak Mai Tri Man, Wakil Kepala Dinas Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Kabupaten Tanh Linh, mengatakan bahwa sebelumnya, luas areal irigasi untuk musim dingin-semi dari stasiun pompa listrik dan bendungan swadaya mencapai lebih dari 7.382 hektar, atau mencapai 99% dari rencana. Namun, sejak awal Januari 2024 hingga saat ini, dalam kondisi cuaca panas yang berkepanjangan, debit debit PLTA Ham Thuan Da Mi rendah, berfluktuasi sekitar 25-27 m3/detik, ditambah dengan rendahnya muka air Sungai La Nga, sehingga menyebabkan kesulitan pemompaan irigasi untuk produksi di kabupaten tersebut. Saat ini, beberapa areal persawahan kekurangan air, dan berpotensi mengering jika air irigasi tidak segera ditambahkan. Berdasarkan peninjauan di areal yang kekurangan air sekitar 470 hektar, tanaman padi berusia 40-70 hari, dengan periode kekurangan air sekitar 5-7 hari, dan beberapa areal kekurangan air selama lebih dari 10 hari.
Secara khusus, sejak awal tahun, distrik Tanh Linh telah mengalami dua kali kekurangan air untuk irigasi tanaman musim dingin-semi. Salah satunya adalah selama Tet (dari 10 Februari 2024 hingga 16 Februari 2024) karena Pembangkit Listrik Tenaga Air Da Mi melepaskan level rendah 27 m3/s dalam kondisi cuaca panas, yang menyebabkan waktu pemompaan irigasi yang lama. Hal ini mengakibatkan beberapa area tidak mendapatkan pasokan air tepat waktu, yang memengaruhi pertumbuhan tanaman padi. Pada saat ini, daerah tersebut secara teratur berkoordinasi dengan unit terkait, mengikuti dengan cermat lapangan untuk mengatur air, memastikan bahwa pemompaan irigasi tidak menyebabkan kerusakan produksi. Periode kedua setelah Tet (dari 17 hingga 28 Februari 2024) memiliki sekitar 470 hektar area di komune termasuk Duc Phu 170 hektar, Mang To 25 hektar, Dong Kho 50 hektar, Lac Tanh 25 hektar, Gia An 200 hektar berisiko rusak karena kekurangan air. Oleh karena itu, pimpinan Panitia Rakyat Daerah beserta instansi fungsional, Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Binh Thuan KTCTTL dan Perusahaan Saham Gabungan Pembangkit Listrik Tenaga Air Da Nhim - Ham Thuan - Da Mi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan dan mencatat bahwa areal persawahan padi tidak mendapatkan pasokan air tepat waktu, tanaman padi menguning dan layu, serta tanah retak-retak di permukiman seluas 470 hektare.
Menghadapi situasi tersebut di atas, untuk menjamin ketersediaan sumber air untuk irigasi bagi 8.500 hektare sawah sejak masa pembungaan hingga masa panen, Komite Rakyat Kabupaten Tanh Linh terus mengumumkan secara terbuka dan segera memberitahukan jadwal irigasi kepada pemerintah daerah. Komite tersebut juga mempunyai rencana untuk memperbaiki dan membenahi sistem saluran irigasi yang dikelola oleh unit tersebut yang belum terjamin dapat melayani kebutuhan irigasi bagi 8.500 hektare sisa areal produksi tanaman musim dingin-semi tahun 2023-2024, serta mempersiapkan irigasi untuk tanaman musim panas-gugur tahun 2024.
Untuk mencegah dan mengatasi kekeringan pada tanaman musim dingin-semi, Dinas Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Kabupaten Tanh Linh juga merekomendasikan agar petani tidak menanam benih di lahan panen musim dingin-semi tahun 2023-2024, membajak, dan mengeringkan tanah untuk membasmi hama dan penyakit, serta membasmi wereng cokelat. Selain itu, pantau dan periksa kondisi sumber air secara berkala, serta segera tangani setiap kejadian yang mungkin terjadi.
Komite Rakyat Distrik Tanh Linh meminta Perusahaan Saham Gabungan Hidroelektrik Da Nhim - Ham Thuan - Da Mi untuk menyesuaikan laju aliran generator menjadi 40 m3/detik dan waktu minimum 14 jam/hari untuk mendukung pemompaan irigasi bagi wilayah-wilayah di atas yang berisiko kekurangan air.
Sumber
Komentar (0)