Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Negara-negara kaya berlomba-lomba untuk menjelajahi ruang angkasa.

Pada tanggal 22 April, pemerintah Kanada memperkenalkan "Undang-Undang Peluncuran Luar Angkasa Kanada," dengan harapan undang-undang tersebut akan membantu negara Amerika Utara itu menarik investasi miliaran dolar, menciptakan lapangan kerja berkualitas tinggi, dan mengurangi ketergantungannya pada Amerika Serikat. Namun, di luar manfaat ekonomi, bagi negara-negara kaya, eksplorasi luar angkasa juga mewakili keinginan akan prestise nasional.

Báo Cần ThơBáo Cần Thơ27/04/2026

Teleskop Roman, teleskop senilai 4 miliar dolar AS. Foto: NASA

Para pejabat Kanada mengatakan kerangka hukum baru ini dianggap kunci untuk mengamankan posisi negara tersebut dalam ekonomi antariksa yang berkembang pesat, sekaligus membangun kontribusi jangka panjang Kanada terhadap teknologi antariksa.

Kanada sebelumnya telah mengirimkan peralatan ke Bulan, tetapi masih kekurangan kemampuan untuk melakukan peluncuran antariksa secara mandiri. Kanada juga merupakan satu-satunya negara G7 yang tidak memiliki kemampuan untuk meluncurkan wahana antariksa dan tetap bergantung pada mitra asing, terutama Amerika Serikat, untuk mengirimkan wahana ke orbit.

Sementara itu, China telah membuat kemajuan signifikan, meluncurkan peralatan dan perlengkapan ke orbit pada awal April untuk lima proyek penelitian medis yang bertujuan membangun rumah sakit luar angkasa pertama di dunia .

Tidak berhenti sampai di situ, pada tanggal 23 April, Observatorium Astronomi Nasional Tiongkok mengumumkan proyek simulasi kosmik bernama "Tian Yan," yang menandai terobosan baru di bidang astronomi komputasional dan superkomputer. Berkat daya komputasi superkomputer yang sangat besar, model ini dapat mensimulasikan struktur dan evolusi alam semesta selama 13,8 miliar tahun terakhir dengan akurat, dari Big Bang hingga saat ini. Semua tahapan penting perkembangan alam semesta direkonstruksi menggunakan data digital, memberikan para peneliti "peta panduan" untuk menjelajahi misteri besar ruang angkasa.

Sementara itu, pada 21 April, Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) mengumumkan teleskop baru bernama Roman, yang mampu memindai wilayah luas alam semesta untuk mencari planet-planet baru di luar tata surya dan mengungkap misteri yang belum terpecahkan. Perangkat yang menelan biaya pengembangan lebih dari 4 miliar dolar AS ini diharapkan akan diluncurkan ke luar angkasa pada bulan September.

Dengan bidang pandang setidaknya 100 kali lebih luas daripada teleskop Hubble, Roman akan memindai wilayah ruang angkasa yang luas dari posisi 1,5 juta kilometer dari Bumi, mengirimkan kembali 11 terabyte data setiap hari—lebih banyak data daripada yang dikirimkan Hubble sepanjang masa pakainya. NASA berharap Roman akan membantu menemukan puluhan ribu planet baru di luar tata surya kita, mengungkap miliaran galaksi, ribuan supernova, dan puluhan miliar bintang.

Tentu saja, Eropa tidak ingin terus-menerus tertinggal. Akhir tahun lalu, Uni Eropa memutuskan untuk meningkatkan anggaran Badan Antariksa Eropa (ESA) menjadi hampir 26 miliar dolar AS selama tiga tahun ke depan. Menurut Direktur Jenderal ESA, Josef Aschbacher, hal ini menunjukkan bahwa ruang angkasa adalah "sektor ekonomi yang berkembang sangat pesat. Ruang angkasa juga semakin penting untuk keamanan dan pertahanan, dan ini adalah area di mana Eropa perlu mengejar ketertinggalan."

Pada tahun 2025, ESA menandai tonggak sejarahnya dengan meluncurkan 46 satelit baru ke orbit. Dan dalam misi Artemis II NASA baru-baru ini, yang mengirim empat astronot ke orbit bulan, ESA juga berpartisipasi dengan menyediakan modul layanan untuk pesawat ruang angkasa Orion.

Singapura "membina" talenta di bidang antariksa melalui sistem pendidikannya.

Singapura mempercepat strateginya dalam mengembangkan ekonomi antariksa mulai dari tingkat sekolah menengah, dengan Sekolah Sains dan Teknologi baru-baru ini membuka Pusat Teknologi Antariksa untuk memungkinkan siswa melakukan pengamatan antariksa. Langkah ini mengikuti peluncuran resmi Badan Antariksa Nasional Singapura pada awal April, sejalan dengan visi pemerintah untuk membangun kemampuan antariksa sebagai pilar teknologi yang sedang berkembang.

HARI NASIONAL (Kompilasi)

Sumber: https://baocantho.com.vn/nuoc-giau-dua-nhau-kham-pha-vu-tru-a203204.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kebahagiaan sederhana

Kebahagiaan sederhana

Phu Quoc: Tampilan Baru

Phu Quoc: Tampilan Baru

Tonton film saat istirahat.

Tonton film saat istirahat.