Pada tanggal 22 Januari, Bapak Dang Thanh Tam, Ketua Dewan Direksi Kinh Bac Urban Development Corporation (Kinh Bac, kode saham KBC), melaporkan bahwa beliau telah menyelesaikan penjualan 86,55 juta lembar saham KBC antara tanggal 2 Januari dan 21 Januari. Dengan demikian, rasio kepemilikan saham KBC berkurang dari 138,66 juta lembar (18,06%) menjadi 52,11 juta lembar saham (6,79%).
Kawasan industri yang dikelola oleh Kinh Bac di Bac Ninh
Pada saat yang sama, Perusahaan Saham Gabungan Investasi dan Pengembangan DTT, yang juga dikendalikan oleh Bapak Dang Thanh Tam, membeli 86,55 juta saham KBC, yang mewakili 11,28% dari modal dasar Kinh Bac. Sebelumnya, perusahaan ini tidak memiliki saham KBC.
Sebelumnya, Perusahaan Investasi dan Pengembangan DTT telah mendaftarkan pengalihan kepemilikan saham KBC sebanyak 86,55 juta lembar dari Bapak Dang Thanh Tam dalam periode 25 November 2024 sampai dengan 24 Desember 2024. Hal ini dikarenakan Bapak Tam telah menyetorkan modal dalam bentuk saham kepada perusahaan ini.
Namun, hingga berakhirnya masa perdagangan, DTT Investment and Development Joint Stock Company tidak dapat menerima pengalihan saham KBC tersebut karena belum menyelesaikan prosedur di instansi yang berwenang.
Menutup sesi perdagangan pada 22 Januari, saham KBC turun 1,36% menjadi VND 28.950/saham.
Saat saham ITA Tan Tao dihapuskan dari bursa saham
Lebih dari 938 juta saham ITA Tan Tao Investment and Industry Corporation (Tan Tao) akan dihapus dari Bursa Efek Kota Ho Chi Minh (HoSE) mulai 4 Februari.
Alasannya adalah karena lembaga pencatatan tersebut telah melanggar kewajiban pengungkapan informasi secara serius, yang merupakan kasus delisting efek berdasarkan peraturan wajib. Hari perdagangan terakhir ITA adalah 25 September 2024 karena ITA telah ditangguhkan perdagangannya sejak 26 September 2024.
Sebelumnya, HoSE menyampaikan saham ITA tengah dipantau terkait pelanggaran karena telah mendapat peringatan akibat perusahaan tercatat tersebut melanggar keterbukaan informasi sebanyak 4 kali atau lebih dalam kurun waktu 1 tahun; dan terkendali sejak 17 Oktober 2024 akibat perusahaan terlambat menyampaikan laporan keuangan tengah tahunan (LKD) tahun 2024 yang telah diaudit lebih dari 30 hari setelah batas waktu yang ditentukan.
Sumber: https://nld.com.vn/giao-dich-co-phieu-khung-lien-quan-ong-dang-thanh-tam-196250122172256254.htm
Komentar (0)