Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

OpenAI sedang menegosiasikan perjanjian lisensi konten dengan CNN, Fox, dan Time.

Công LuậnCông Luận11/01/2024


Secara spesifik, perusahaan rintisan kecerdasan buatan ini pertama-tama berupaya memperoleh hak lisensi atas konten dari artikel CNN untuk melatih ChatGPT, serta untuk menggabungkan konten jurnalistik CNN sendiri ke dalam produknya.

OpenAI melakukan negosiasi lisensi konten pers dengan CNN, Fox, dan Time (Gambar 1).

Foto: Bloomberg

Sementara itu, CEO majalah Time, Jessica Sibley, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penerbit "sedang berdiskusi dengan OpenAI dan kami optimis dapat mencapai kesepakatan yang mencerminkan nilai wajar konten kami."

“Tujuan kami adalah untuk mendukung ekosistem berita yang sehat, menjadi mitra yang baik, dan menciptakan peluang yang saling menguntungkan,” kata OpenAI dalam sebuah unggahan blog pada hari Senin. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka telah “mengejar kemitraan dengan organisasi berita” untuk melatih sistem AI mereka pada “konten yang tidak tersedia untuk umum.”

OpenAI menyatakan bahwa mereka juga sedang berdiskusi dengan News/Media Alliance, sebuah kelompok perdagangan yang mewakili lebih dari 2.200 organisasi media di seluruh dunia , “untuk menjajaki peluang, membahas kekhawatiran mereka, dan mengembangkan solusi.”

Negosiasi ini berlangsung ketika OpenAI dan investor keuangannya, Microsoft, menghadapi banyak tuntutan hukum yang menuduh mereka menggunakan karya berhak cipta untuk melatih model AI.

Gugatan terbaru diajukan di pengadilan federal Manhattan oleh penulis Nicholas Basbanes dan Nicholas Gage, yang menuduh perusahaan-perusahaan menyalahgunakan karya mereka untuk melatih model AI. Akhir bulan lalu, The New York Times juga menggugat perusahaan-perusahaan yang diduga menggunakan jutaan artikelnya tanpa izin untuk melatih chatbot.

Menurut laporan terbaru, OpenAI juga telah melakukan pembicaraan dengan Gannett, News Corp, Guardian News & Media, dan IAC. “Kami telah melakukan dialog sebelumnya dengan sejumlah pengembang, termasuk OpenAI, yang kami harapkan sekarang dapat beralih ke diskusi komersial tentang penggunaan jurnalisme kami untuk membangun dan mendukung produk mereka,” kata Guardian News & Media, pemilik surat kabar The Guardian, dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya, OpenAI telah menandatangani perjanjian lisensi jangka panjang dengan perusahaan induk Politico, Axel Springer SE, senilai puluhan juta dolar. Pada Juli 2023, OpenAI mengumumkan perjanjian yang nilainya dirahasiakan dengan Associated Press.

Namun, tidak semua media berita besar bersedia bernegosiasi dengan OpenAI. Washington Post belum bernegosiasi dengan OpenAI dalam beberapa bulan terakhir dan sedang mempertimbangkan tindakan hukum terhadap OpenAI, serupa dengan yang dilakukan New York Times.

Kekhawatiran utama bagi penerbit berita adalah kompensasi. Laporan terbaru menunjukkan bahwa OpenAI telah membayar setiap penerbit berita antara $1 juta dan $5 juta setiap tahun untuk menggunakan konten mereka. Namun, biaya ini dianggap terlalu rendah untuk beberapa surat kabar terkemuka.

Hoang Hai (menurut Bloomberg, NYT, Reuters)



Sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kedua teman itu

Kedua teman itu

Bersama Seumur Hidup

Bersama Seumur Hidup

Momen-momen bahagia

Momen-momen bahagia