Benteng kuno ini ditemukan di dataran tinggi Pegunungan Andes, sekitar 225 km timur laut Machu Picchu, dan telah menjalani penggalian antara tahun 2019 dan 2024.



Peru mengumumkan keberadaan kota kuno yang penting dan setara dengan Machu Picchu.
T'aqrachullo, yang berarti "batu induk," terdiri dari 700 bangunan, sebagian besar terbuat dari batu, yang dulunya berfungsi sebagai rumah atau tempat ibadah.
Arkeolog Emerson Pereyra berbagi: "T'aqrachullo tidak kalah pentingnya dalam hal nilai arkeologis dibandingkan Machu Picchu. Tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai lokasi untuk kegiatan keagamaan dan spiritual, tetapi juga berisi monumen, makam, dan fasilitas penyimpanan milik penduduk Andes kuno."
Di situs seluas 17,4 hektar yang dulunya merupakan kota Inca, para ilmuwan juga telah menemukan hampir 3.000 keping emas, perak, dan tembaga dalam beberapa tahun terakhir.


Kota kuno bernama T'aqrachullo, dengan ribuan artefak yang telah digali, mungkin merupakan situs suci yang disebutkan dalam catatan sejarah kuno.
Emerson Pereyra, arkeolog: "Hingga saat ini, 70% dari proyek telah selesai, dengan 30% sisanya sedang direstorasi, diteliti, dan dipamerkan."
Peru adalah rumah bagi ratusan situs arkeologi, termasuk kota-kota kuno dari era pra dan pasca Kekaisaran Inca yang memerintah sebagian wilayah Amerika Selatan.
>>> Silakan saksikan HTV News pukul 8 malam dan Program Dunia 24 Jam pukul 8:30 malam setiap hari di HTV9.
Sumber: https://htv.vn/peru-cong-bo-thanh-co-quan-trong-ngang-machu-picchu-22226052321155588.htm







Komentar (0)