Baru-baru ini, saya melihat banyak bintik hijau lumut muncul di batang dan daun pohon durian saya, yang kemudian berubah menjadi cokelat kemerahan. Beberapa cabang memiliki kulit yang retak, dan pohon-pohon tumbuh lebih lambat dari sebelumnya. Bisakah Anda memberi tahu saya apakah ini penyakit bercak alga dan apakah ini memengaruhi hasil panen durian?
Le Thanh Tung (komune Cai Nhum)
Berdasarkan gejala yang dijelaskan, sangat mungkin pohon durian tersebut terserang penyakit bercak alga. Penyebabnya adalah alga Cephaleuros virescens, yang umumnya muncul di batang, cabang tua, dan daun tua pohon. Penyakit ini sering berkembang di kebun yang padat, berventilasi buruk, atau yang perawatannya tidak memadai. Kebun dengan tanah miskin nutrisi, pertumbuhan pohon yang lemah, dan kurangnya pupuk organik juga rentan terhadap penyakit ini. Selain itu, penggunaan pupuk daun yang berlebihan atau kelembapan yang berkepanjangan di kebun juga menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi perkembangan alga.
Pada batang dan cabang, penyakit ini awalnya muncul sebagai bintik-bintik hijau kecil, kemudian menyebar menjadi bercak-bercak hijau lumut, dengan bagian tengah berubah menjadi cokelat kemerahan. Jika penyakit berkembang parah, kulit cabang dapat retak, menghambat pertumbuhan tanaman. Pada daun, penyakit ini membentuk bintik-bintik bulat yang sedikit menonjol di permukaan, berwarna cokelat kemerahan seperti telur kepiting. Dalam kondisi yang menguntungkan, lesi menyebar, mengurangi fotosintesis dan memengaruhi kesehatan tanaman.
Untuk membatasi penyakit bercak alga, tindakan pencegahan harus diprioritaskan sejak awal. Selama musim hujan, penggalian parit drainase dan pemangkasan untuk meningkatkan aerasi di kebun sangat penting. Hindari penyemprotan pupuk daun NPK selama periode hujan yang berkepanjangan. Selain itu, tambahkan pupuk organik, kompos, preparat asam amino, dan peningkat daya tahan berbasis enzim untuk meningkatkan kekebalan tanaman.
Dalam kasus perkembangan penyakit yang parah, fungisida yang mengandung tembaga, sulfur, mancozeb, propineb, atau difenoconazole dapat digunakan sesuai petunjuk staf teknis. Saat penyemprotan, fokuskan pada batang, ketiak cabang, dan area yang terinfeksi parah untuk efektivitas maksimal.
SAHABAT PETANI
Sumber: https://baovinhlong.com.vn/kinh-te/nong-nghiep/202606/nha-nong-tim-hieu-phong-va-tri-benh-dom-rong-tren-cay-sau-rieng-618273a/







Komentar (0)