Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Peraturan baru mengenai dokumentasi untuk penerbitan sertifikat produk pangan ekspor.

Báo Đầu tưBáo Đầu tư11/03/2025

Kementerian Kesehatan baru saja mengeluarkan Surat Edaran Nomor 08, yang mengatur dokumentasi dan prosedur pemberian sertifikat untuk produk makanan ekspor, bertujuan untuk menjamin kualitas dan keamanan produk makanan Vietnam untuk ekspor.


Peraturan baru mengenai dokumentasi untuk penerbitan sertifikat produk pangan ekspor.

Kementerian Kesehatan baru saja mengeluarkan Surat Edaran Nomor 08, yang mengatur dokumentasi dan prosedur pemberian sertifikat untuk produk makanan ekspor, bertujuan untuk menjamin kualitas dan keamanan produk makanan Vietnam untuk ekspor.

Regulasi ini tidak hanya membantu meningkatkan kualitas dan keandalan produk makanan Vietnam di pasar internasional, tetapi juga memfasilitasi bisnis ekspor makanan untuk mematuhi prosedur secara transparan dan efektif.

Surat Edaran Nomor 08 dari Kementerian Kesehatan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas dan transparansi industri ekspor pangan Vietnam.

Memahami persyaratan dan prosedur sertifikasi sangat penting bagi bisnis dan fasilitas produksi makanan yang mengekspor produk mereka, membantu mereka memastikan bahwa produk mereka memenuhi standar keamanan dan kualitas pasar pengimpor.

Surat Edaran Nomor 08 secara jelas menyebutkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan saat mengajukan permohonan sertifikat untuk pengiriman ekspor atau fasilitas produksi pangan yang mengekspor produk pangan.

Pertama, organisasi dan individu pengekspor harus mengajukan Permohonan Sertifikat menggunakan formulir yang tercantum dalam Lampiran Surat Edaran. Ini adalah dokumen wajib dan langkah pertama dalam proses sertifikasi.

Selanjutnya, fasilitas produksi perlu memiliki Sertifikat Keamanan Pangan atau sertifikasi internasional valid lainnya seperti GMP, HACCP, ISO 22000, IFS, BRC, FSSC 22000, atau sertifikasi yang setara.

Sertifikat-sertifikat ini membuktikan bahwa fasilitas produksi makanan tersebut telah mematuhi standar keamanan pangan internasional.

Bagian penting dari dokumentasi adalah Laporan Uji Keamanan Pangan untuk sampel dari batch produk yang diekspor. Laporan uji tersebut harus dikeluarkan oleh laboratorium pengujian yang ditunjuk atau laboratorium pengujian yang sesuai dengan ISO 17025.

Sertifikat ini akan membuktikan bahwa sampel dari pengiriman tersebut memenuhi persyaratan keamanan pangan dan spesifikasi teknis, peraturan nasional, atau standar internasional. Terakhir, organisasi atau individu pengekspor harus menyerahkan Konfirmasi Pembayaran Biaya Penilaian untuk Penerbitan Sertifikat sebagaimana yang telah ditentukan.

Selain itu, jika negara pengimpor memerlukan sertifikat dengan format dan informasi yang berbeda dari yang diatur dalam Surat Edaran, organisasi atau individu pengekspor harus melengkapi sertifikat tersebut dengan dokumen yang sesuai untuk membuktikan informasi yang dibutuhkan.

Setelah berkas lengkap, organisasi dan individu yang mengekspor makanan dapat mengirimkannya ke Kementerian Kesehatan (Departemen Keamanan Pangan) melalui sistem layanan publik daring, mengirimkannya langsung di Pusat Layanan Terpadu, atau mengirimkannya melalui pos .

Sertifikat akan diterbitkan paling lambat dalam 5 hari kerja sejak tanggal pengajuan permohonan yang lengkap dan sah. Jika permohonan tidak lengkap atau tidak sah, Kementerian Kesehatan akan meminta organisasi atau individu tersebut untuk mengubah atau melengkapinya dalam waktu 5 hari kerja. Jika organisasi atau individu tersebut gagal melakukan perubahan atau pelengkapan yang diperlukan dalam waktu 90 hari, permohonan tersebut tidak akan lagi berlaku.

Kementerian Kesehatan akan menerbitkan sertifikat atau dokumen yang menyatakan alasan tidak diterbitkannya sertifikat untuk permohonan yang diajukan, dan sertifikat tersebut akan dikembalikan dengan cara yang sama seperti permohonan diajukan (secara langsung, melalui pos, atau daring). Setiap sertifikat akan diterbitkan atas permintaan dari organisasi atau individu pengekspor.

Selain itu, Surat Edaran 08 juga secara jelas menetapkan kasus-kasus di mana sertifikat dapat dicabut. Kasus-kasus tersebut meliputi: organisasi atau individu yang memberikan dokumen palsu atau tidak sesuai dalam permohonan; pengiriman yang gagal memenuhi standar dan peraturan teknis yang dipublikasikan (jika ada); fasilitas produksi pangan yang sertifikat keamanan pangannya dicabut; atau menerbitkan sertifikat tanpa wewenang yang tepat.

Pencabutan sertifikat tersebut membantu melindungi reputasi ekspor makanan Vietnam dan memastikan bahwa produk makanan sepenuhnya memenuhi persyaratan keamanan dan kualitas.

Surat Edaran Nomor 08 dari Kementerian Kesehatan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas dan transparansi industri ekspor pangan Vietnam.

Regulasi ini tidak hanya membantu bisnis meningkatkan daya saing mereka, tetapi juga menciptakan landasan yang kokoh untuk melindungi kesehatan konsumen di seluruh dunia.

Perusahaan perlu fokus menyelesaikan semua prosedur dan dokumentasi yang diperlukan secara akurat dan lengkap untuk memastikan proses ekspor yang lancar dan efisien.

Selain itu, kepatuhan terhadap standar keamanan pangan internasional akan membangun kepercayaan yang kuat dengan mitra dan pelanggan internasional, serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan industri pangan Vietnam.



Sumber: https://baodautu.vn/quy-dinh-moi-ve-ho-so-cap-giay-chung-nhan-thuc-pham-xuat-khau-d251523.html

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kim Son Reed Fan

Kim Son Reed Fan

Kabut pagi di Thong Hue

Kabut pagi di Thong Hue

Kota Dong Nai mengalami transformasi.

Kota Dong Nai mengalami transformasi.