
Bellingham (kiri) bersinar, mengamankan 3 poin untuk Real Madrid - Foto: REUTERS
Juventus sedang dalam performa yang cukup buruk dengan catatan 6 pertandingan beruntun tanpa kemenangan. Meskipun demikian, mereka tetap menjadi tantangan yang signifikan bagi Real Madrid, mirip dengan pertemuan mereka di Piala Dunia Antarklub FIFA.
Dalam pertandingan yang dimainkan di Amerika Serikat, Real Madrid mendominasi sepenuhnya, tetapi hanya berhasil meraih kemenangan tipis berkat gol dari Gonzalo Garcia.
Pola serupa terulang dalam pertemuan ini, dengan Real Madrid di bawah asuhan pelatih Xabi Alonso bermain semakin solid. Sejak awal musim ini, Real Madrid telah menang tipis sebanyak lima kali, termasuk dua kemenangan 1-0.
Selama 15 menit pertama, Real Madrid bermain cukup hati-hati, dan Juventus menciptakan peluang pertama, tetapi tidak mampu menembus pertahanan solid kiper Courtois.
Mulai sekitar menit ke-20 dan seterusnya, Real Madrid mulai bermain lebih agresif. Mbappe sangat aktif dalam pertandingan ini, menciptakan banyak ruang bagi Brahim Diaz dan Bellingham untuk berulang kali membombardir gawang Juventus.
Kiper Di Gregorio bermain sangat baik dalam pertandingan ini, melakukan total delapan penyelamatan. Namun, ia tidak mampu menahan tekanan dari barisan pemain bintang Real Madrid.
Pada menit ke-54, Bellingham mencetak gol pembuka untuk Real Madrid, tetapi pujian sebenarnya layak diberikan kepada Vinicius.
Penyerang Brasil itu "menari" di sisi kiri kotak penalti. Dia melakukan serangkaian dribel dan tipuan yang memukau, membuat tiga bek lawan tak berdaya, sebelum melepaskan tembakan keras. Bola membentur tiang dan memantul tepat ke Bellingham, dan gelandang Inggris itu jelas tidak bisa melewatkan kesempatan tersebut.

Vinicius melepaskan tembakan keras yang membuka skor untuk Real Madrid - Foto: REUTERS
Setelah gol tersebut, Real Madrid menciptakan banyak peluang mencetak gol lainnya, dengan total 26 tembakan sepanjang pertandingan, dan expected goals (xG) sebesar 2,81. Namun, kiper Di Gregorio berhasil menyelamatkan semuanya.
Sebaliknya, Courtois juga memberikan kontribusi signifikan pada kemenangan Real Madrid dengan 5 penyelamatan, membantu timnya menahan serangan balik berbahaya dari Juventus.
Real Madrid akhirnya menang 1-0, sehingga mempertahankan rekor tiga kemenangan beruntun mereka di Liga Champions.
Setelah tiga putaran pertandingan, hanya lima tim yang tetap tak terkalahkan di Liga Champions: PSG (pemimpin grup), Bayern Munich, Inter Milan, Arsenal, dan Real Madrid. Tiga tim lainnya di delapan besar (yang langsung lolos ke babak 16 besar) adalah Dortmund, Man City, dan Newcastle.
Sumber: https://tuoitre.vn/real-madrid-tiep-tuc-chuoi-thang-sat-nut-20251023041437748.htm






Komentar (0)