![]() |
Ronaldo akan segera keluar dari musim tanpa trofi di Al Nassr. Foto: Reuters . |
Di bawah bimbingan pelatih Jorge Jesus, Al Nassr menunjukkan performa yang meyakinkan di momen-momen paling krusial. Kebangkitan ini mengubah mereka dari tim yang diragukan menjadi kandidat utama peraih gelar juara.
Di AFC Champions League Two, Al Nassr hanya butuh satu kemenangan lagi untuk meraih gelar juara Wilayah Barat. Mereka akan menghadapi Al-Ahli (Qatar) di semifinal.
Jika mereka mengalahkan lawan mereka, tim Ronaldo akan dinobatkan sebagai juara wilayah Barat dan melaju ke final. Kemudian, hanya dengan satu kemenangan lagi melawan perwakilan dari wilayah Timur, Al Nassr akan menjadi juara Asia.
Di liga domestik, situasinya juga sangat menjanjikan bagi Al Nassr. Tim ini memimpin Liga Pro Saudi dengan 76 poin setelah 29 pertandingan, menciptakan selisih yang signifikan dengan Al Hilal.
Hanya dengan tiga kemenangan lagi dalam lima pertandingan tersisa, Ronaldo dan rekan-rekan setimnya bisa memastikan gelar juara. Ini juga akan menjadi gelar domestik pertama CR7 sejak pindah ke Timur Tengah.
![]() |
Ronaldo tetap menjadi kekuatan pendorong Al Nassr. Foto: Reuters . |
Ronaldo sendiri masih mendambakan kemenangan gelar saat bermain untuk Al Nassr. Ia telah mencetak 31 gol untuk tim tersebut sejak awal musim, sehingga terus menjadi pencetak gol terbanyak klub dalam beberapa tahun terakhir.
Lebih dari sekadar ujung tombak serangan, Ronaldo juga memainkan peran kepemimpinan baik di dalam maupun di luar lapangan, di level tim nasional maupun klub. Profesionalisme, semangat juang, dan keinginannya untuk menang terus menjadi sumber inspirasi yang besar bagi rekan-rekan setimnya.
Al Nassr memiliki kesempatan untuk menulis ulang sejarah. Keberhasilan akan bergantung pada performa mereka di pertandingan-pertandingan penting mendatang.
Sumber: https://znews.vn/ronaldo-truc-nguong-cua-lich-su-tai-saudi-arabia-post1645568.html










Komentar (0)