Namun, unit ini juga mengakui adanya keterbatasan tertentu, termasuk kesulitan dalam meninjau dokumen hukum dari dua provinsi yang digabung karena perbedaan cakupan peraturan dan kelompok sasaran. Meningkatnya permintaan akan panduan tentang prosedur administrasi dari warga dan pelaku usaha telah menciptakan tekanan yang signifikan pada Departemen Penerimaan dan Penyampaian Hasil.
Besarnya volume dokumen yang dihasilkan, ditambah dengan keterbatasan staf dan infrastruktur TI yang belum berkembang, adalah alasan utamanya. Hal ini terutama disebabkan oleh perbedaan sistem hukum di kedua bekas provinsi tersebut, serta perluasan skala administrasi setelah penggabungan, yang menyebabkan tekanan signifikan pada staf selama periode transisi.
Bapak Ton Huu Nghia (berbaju biru), Wakil Direktur Pusat Penyelesaian Prosedur Administrasi Provinsi, Kantor Komite Rakyat Provinsi, menyampaikan apresiasi atas upaya dan pencapaian Departemen Perindustrian dan Perdagangan, khususnya dalam menjaga tingkat ketepatan waktu pemrosesan permohonan dan menghindari keterlambatan.
Di akhir sesi kerja, Bapak Ton Huu Nghia, Wakil Direktur Pusat Penyelesaian Prosedur Administrasi Provinsi, Kantor Komite Rakyat Provinsi, menyampaikan apresiasi atas upaya dan pencapaian Departemen Perindustrian dan Perdagangan, khususnya dalam menjaga tingkat pemrosesan permohonan tepat waktu, tanpa adanya penundaan.
Pada saat yang sama, unit tersebut diminta untuk fokus pada peninjauan dan penyatuan sistem dokumen hukum setelah penggabungan; memperhatikan peningkatan infrastruktur teknologi informasi; memperkuat peninjauan dan evaluasi prosedur administrasi, dan mendorong pengurangan 30% prosedur administrasi yang terkait dengan 100% kegiatan produksi dan bisnis. Hal ini akan semakin mempermudah prosedur administrasi bagi warga dan pelaku usaha, serta berkontribusi pada peningkatan efektivitas reformasi administrasi di sektor Industri dan Perdagangan.
Kieu Nuong - Duyen Hai
Sumber: https://baocamau.vn/so-cong-thuong-giai-quyet-100-ho-so-dung-han-a122206.html








Komentar (0)